"Insyaallah fraksi pro-Jokowi lebih banyak. Jadi Insyaallah meyoritas akan mendukung," ujar Budiman di Rumah Cemara, Jakarta, Senin (22/10).
Pemerintahan Joko Widodo didukung oleh enam fraksi di DPR. Fraksi-fraksi itu di antaranya Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi Golkar, Fraksi NasDem, dan Fraksi Hanura. Sementara itu fraksi oposisi berjumlah empat yakni Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi PAN, dan Fraksi Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budiman berkata dana kelurahan merupakan jawaban atas aspirasi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).
Dia pun mengklaim dana desa terbukti berhasil menyejahterakan rakyat, meningkatkan layanan publik, memajukan perekonomian desa, hingga memperkuat masyarakat desa sebagai subjek pembangunan. Dan untuk menyelaraskan kemajuan desa, Budiman menilai dana kelurahan lumrah direalisasikan.
"Dana kelurahan ini sendiri akan merujuk pada mekanisme yang telah diberlakukan pada dana desa. Secara prinsip, dana kelurahan ini menyempurnakan visi Indonesia untuk pemerataan pembangunan," ujarnya.
Keuntungan Dana Kelurahan
Budiman membeberkan masyarakat akan semakin terlibat dalam proses pembangunan, terutama pembangunan yang dibutuhkan di lingkungan terkecil dalam struktur tata pemerintahan jika dana kelurahan dicairkan.
"Kebutuhan spesifik masyarakat di kelurahan akan tertata dan terkelola dengan lebih baik," ujar Budiman.
"Peruntukan dana kelurahan ini nantinya tidak hanya menjawab kebutuhan warga atas infrastruktur. Namun juga menjawab kebutuhan supratruktur warganya," ujarnya.
Lebih dari itu, ia menyebut dana kelurahan juga bisa dimanfaatkan untuk membentuk Badan Usaha Milik Kelurahan, seperti Bumdes dan Bumades di desa. (panji/wis)