"Saya kira ini merupakan suatu yang bisa mengarah pada dugaan penistaan agama ya, dan penistaan agama sudah banyak contohnya," kata dia, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (23/10).
Fadli berpendapat insiden ini dapat menimbulkan polemik di masyarakat karena perdebatan soal kalimat tauhid dalam bendera yang dibakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Fadli meminta agar kepolisian mengusut tuntas insiden pembakaran dan menindak tegas pelakunya. Sebab, dia menilai hal ini berpotensi menimbulkan konflik yang membahayakan dan memecah belah masyarakat.
Berdasarkan video berdurasi 02.05 menit yang diterima CNNIndonesia.com dan tersebar di laman Youtube, pembakaran dilakukan oleh belasan anggota Banser seraya menyanyikan mars NU.
Polresta Garut kemudian telah mengamankan tiga orang terkait pembakaran bendera tersebut. Namun, polisi masih menyelidiki dugaan tindak pidana terkait peristiwa tersebut. Polisi sendiri segera menindaklanjuti kasus tersebut sebelum laporan masuk agar tidak muncul gesekan di tengah masyarakat terkait isu SARA.