Kasus Kata 'Idiot', Ahmad Dhani Akan Diperiksa Lagi Siang Ini

CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 13:17 WIB
Kasus Kata 'Idiot', Ahmad Dhani Akan Diperiksa Lagi Siang Ini Usai diperiksa dalam kasus penipuan dan penggelapan kemarin, Ahmad Dhani akan diperiksa lagi oleh Polda Jatim sebagai tersangka kasus ujaran 'idiot' siang ini. (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia -- Polda Jawa Timur akan kembali memeriksa pentolan gerakan #2019GantiPresiden Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' untuk pertama kalinya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, rencananya Dhani akan memenuhi panggilan penyidik Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, pada pukul 13.00 WIB, Kamis (25/10) siang.

"Pemeriksaan sebagai tersangka ini dijadwalkan hari ini, yang bersangkutan minta ditunda sampai jam 13.00 WIB, karena alasannya tadi malam pulang Jam 24.00 WIB dari Ditreskrimum Polda Jatim," kata Barung, saat ditemui di Humas Polda Jatim.


"Permintaan yang bersangkutan kita penuhi terus, dan penyidik dalam hal ini siap saja kapan kehadiran dari bapak Ahmad Dhani dan Kuasa hukumnya yang terjadwal di Ditreskrimsus," lanjutnya.


Sebelumnya, Dhani diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan pembangunan vila di Batu senilai Rp 200 juta, di Polda Jatim, Rabu (24/10).

Politikus Partai Gerindra itu, lanjut Barung, akan diperiksa Subdit Cyber Crime di Polda Jawa Timur. Dhani terancam dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 27 ayat (3) tentang pencemaran nama baik.


Soal kemungkinan penahanan Dhani, Barung mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan hal itu akan dilakukan atau tidak. Menurutnya ada dua alasan jika Dhani akan ditahan.

"Yang pertama adalah alasan objektif, yakni sesuai dengan ketentuan atau aturan hukum yang berlaku, contoh ancamannya di atas lima tahun," kata dia.

Alasan kedua, kata Barung, ialah jika kasus ini memang menjadi kasus yang menonjol dari semua kasus lain, misalnya, kasus pembunuhan massal.

"Ada juga pertimbangan subjektif, yakni jika tersangka penyidik bisa melarikan diri, tidak kooperatif atau menghilangkan barang bukti," kata dia.

Kendati demikian, menurut Barung, Dhani dinilai cukup kooperatif dalam memenuhi pemanggilan pemeriksaan, meskipun, seringkali Dhani terkendala waktu hingga terpaksa harus mengajukan penundaan.

"Saya kira saudara Ahmad Dhani sampai dengan saat sekarang, baik saat saksi maupun pemeriksaan tersangka selalu hadir, ini juga hadir, walaupun memang ada beberapa waktu yang ditunda oleh yang bersangkutan karena kesibukannya," kata dia. 

(frd/arh)