Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan bendera berwarna hitam itu dikibarkan oleh massa simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), didukung tokoh ormas Front Pembela Islam (FPI).
"Peristiwa tersebut sudah ditangani oleh Polres Poso dan Polda Sulawesi Tengah, yang dikibarkan oleh massa simpatisan HTI yang dipelopori oleh salah satu tokoh FPI di Poso," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (28/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto tindakan penurunan bendera Indonesia kemudian menggantinya dengan mengibarkan bendera HTI termasuk dalam kategori penghinaan pada lambang negara.
Video massa mengibarkan bendera berwarna hitam dengan kalimat tauhid di DPRD Poso menyebar cepat di media sosial. Dalam video itu terlihat sejumlah orang mengibarkan bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di tiang bendera yang ada di halaman DPRD Kabupaten Poso. (mts/ayp/gil)