FOTO: Evakuasi Korban Lion Air JT-610 di Pantai Pakis

CNN Indonesia/Safir Makki, CNN Indonesia | Senin, 29/10/2018 17:22 WIB

Karawang, CNN Indonesia -- Basarnas dan TNI dengan menggunakan peralatan seperti ROV coba mengevakuasi korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Tanjung Karawang.

Sejumlah mobil ambulans disiapkan untuk membawa korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang di Pantai Pakis Jaya, Kab. Karawang, Jawa Barat. Pesawat tersebut hilang kontak pada 06.50 WIB dan kemudian dipastikan jatuh. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Tim Basarnas menyiapkan proses evakuasi pesawat Lion Air JT-610. Sebanyak 30 penyelam dari Basarnas dan sejumlah penyelam dari TNI dikerahkan dalam proses evakuasi, sementara puing-puing dan beberapa potongan tubuh ditemukan di titik lokasi. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Selain Basarnas, Pasukan TNI disiapkan untuk evakuasi korban. Evakuasi dilakukan dengan melakukan penyelaman ke perairan yang sedalam 30-35 meter.  (CNNIndonesia/Safir Makki)
Basarnas menyatakan bahwa kondisi cuaca di lokasi kejadian dalam keadaan cerah. Namun, ia berkata arus laut tempat jatuhnya pesawat cukup kencang (CNNIndonesia/Safir Makki)
Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan oleh PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) dalam penerbangan JT-610 berangkat dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Pesawat mengangkut 188 orang yang terdiri dari dua pilot, lima awak kabin, dan 181 penumpang. Kini Basarnas dan TNI coba mengevakuasi para korban dengan menggunakan peralatan seperti ROV (Remotely Operated Underwater Vehicle) dan KRI Rigel. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Hingga Senin sore, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sendiri belum bisa memastikan penyebab Lion Air JT-610 kecelakaan atau seperti apa kondisi pesawat ketika membentur air. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Selain di Pantai Pakis, Basarnas membuka Posko Utama di tanjung Priok yang dibangun untuk mempermudah proses koordinasi dalam mengevakuasi para korban musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. (CNNIndonesia/Safir Makki)