"Kemarin sudah disampaikan data yang masuk dari keluarga korban berjumlah 185, kemudian tadi malam ada lagi enam keluarga yang melapor jadi sampai pada pagi ada 191 [anggota] keluarga yang telah melapor. Dari 191, baru 147 yang diambil sampel DNA-nya," ujar Musyafak dalam jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/10) pagi.
"Dimohon keluarga yang telah melapor dan belum lengkap data-data yang kami minta diharapkan segera melengkapi. Termasuk membawa, mengajak orang tua korban atau putra-putrinya untuk diambil sampel DNA," ujarnya dalam jumpa pers proses pencarian dan evakuasi serta pengidentifikasian korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di laut Karawang, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah melaksanakan 25 keluarga yang di-trauma healing," ujarnya. "Akan dilanjutkan setiap hari, kita melaksanakan trauma healing bagi anggota keluarga yang merasa kehilangan dari peristiwa ini."
Manifes pesawat Lion Air yang memiliki registrasi PK-LQP tersebut ada 189 orang yang terdiri atas delapan awak pesawat, dan 181 penumpang (termasuk dua bayi dan satu anak kecil).
[Gambas:Video CNN]