Wakil Kepala Rumah Sakit Polri Said Sukanto Kombes Polisi Haryanto menyebutkan dari 255 antemortem dari keluarga yang didapat dari Pangkal Pinang sebanyak 43 data dan dari RS Polri sebanyak 212 data. Data antemortem itu telah dikerucutkan menjadi 189 antemortem, di mana 183 di antaranya merupakan sampel DNA.
"Dari 189 antemortem yang diambil DNA ada 183 jadi, sepertinya sudah semua diambil. Ada selisih karena ada penumpang satu keluarga jadi antemortem hanya satu. Jadi, sudah komplet sebenarnya," kata Haryanto di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11) dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, identifikasi melalui pencocokan DNA, membutuhkan waktu antara 4 hingga 8 hari sejak masuk ke bagian forensik RS Polri.
Sampai hari ini sudah tujuh jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yang teridentifikasi. Mereka adalah Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).