Jokowi Dianugerahi Gelar Pinisepuh Budaya Pasundan

CNN Indonesia | Minggu, 11/11/2018 13:43 WIB
Jokowi Dianugerahi Gelar Pinisepuh Budaya Pasundan Presiden Joko Widodo Seusai Menerima Anugerah Pinisepuh dari Paguyuban Pasundan di Bandung, Minggu (11/11). (Foto: CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianugerahi gelar pinisepuh dari Paguyuban Pasundan, sebuah organisasi kebudayaan Sunda yang dibentuk sejak 1913. Penganugerahan itu dilakukan di Bandung, Minggu (11/10) melalui prosesi pemberian kujang, senjata khas Sunda

Ketua Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi mengatakan penganugerahan ini dilakukan lantaran Jokowi sudah membangun banyak infrastruktur di Jawa Barat. Gelar pinisepuh biasanya hanya diberikan kepada sosok yang dianggap mengabdi pada negara.

"Pak Jokowi adalah presiden yang membangun luar biasa di Jawa Barat utamanya infrastruktur. Ini akan memberikan kesempatan yang banyak bagi masyarakat Jawa Barat," kata Didi di Bandung, Sabtu (10/11).


Jokowi mengapresiasi pemberian gelar tersebut. Namun menurut dia, pekerjaannya di Jawa Barat belum maksimal karena masih ada beberapa infrastruktur yang belum rampung.

Pekerjaan utama yang mesti diselesaikan yaitu pembangunan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang diharapkan bisa beroperasi pada akhir November. Menurut Jokowi, kehadiran akses jalan bebas hambatan ini sangat penting karena bisa memangkas waktu perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi yang sebelumnya harus ditempuh tujuh jam.

Pekerjaan lainnya yakni pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) juga disebut Jokowi belum rampung sehingga dia merasa tugasnya di Jawa Barat belum selesai.

Kehadiran dua tol ini diharapkan bisa menambah proyek infrastruktur di Jawa Barat setelah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati rampung.

"Saya tetap fokus dan konsentrasi terhadap pekerjaan-pekerjaan yang belum diselesaikan, utamanya di Jawa Barat. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan," papar Jokowi.

Selain itu, ia juga berharap masyarakat Jawa Barat mau memberikan masukan kepada dirinya mengingat provinsi ini memiliki populasi terbanyak di Indonesia, yakni hampir 50 juta jiwa. Utamanya, masukan yang diminta menyangkut pembangunan infrastruktur tambahan di Jawa Barat.

"Di Jawa Barat masyarakatnya ramah dan terbuka, untuk itu, dengan kerendahan hati saya meminta masukan dan input untuk membangun Jawa Barat ke depan," kata Jokowi. (glh/fea)