Ridwan Kamil Tetapkan Siaga Satu Banjir, Polda Sebar Personel

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 08:21 WIB
Ridwan Kamil Tetapkan Siaga Satu Banjir, Polda Sebar Personel Gubernur Ridwan Kamil menyatakan siaga satu bencana banjir dan longsor di Jawa Barat (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyebut siaga satu bencana banjir dan longsor memasuki musim hujan di Jawa Barat. Kepolisian pun sudah membentuk satuan tugas (satgas) yang lantas disebar ke sejumlah titik bencana.

"Pertama saya sampaikan, kita siaga satu yah urusan hujan ini. Tim sudah siaga 24 jam, termasuk yang longsor," kata Ridwan usai memimpin Rapim di Gedung Sate Bandung, Senin (12/11) dikutip dari Antara.

Emil, sapaan akrab Ridwan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja, terlebih hujan terus mengguyur wilayah Jabar pada beberapa hari terakhir ini.


Polda Jawa Barat pun menerjunkan ratusan personel satgas sebagai bentuk antisipasi terhadap bencana alam menyusul rentetan peristiwa alam yang terjadi di berbagai wilayah.

"Personel siaga 753 personel Polda Jabar dan masing-masing polres 166 personel. Sebarannya semua titik yang terkena dampak bencana," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandung, Selasa (13/11).

Polda Jabar sendiri sudah membentuk satgas yang terdiri atas empat satuan, yakni satgas SAR yang bekerja sama dengan Basarnas, satgas bantuan untuk evakuasi korban, satgas medis, dan satgas bantuan umum.


"Kalau ada yang menghambat arus lalu lintas, nanti dari Direktorat Lalu Lintas atau satlantas yang bertugas melakukan rekayasa jalan dan berkoordinasi dengan (dinas) pekerjaan umum untuk evakuasi agar jalan bisa dilalui," kata Trunoyudo.

Diketahui, pekan lalu sejumlah daerah di Jabar dilanda bencana. Misalnya, banjir bandang di Tasikmalaya; banjir Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung; banjir di Pangandaran; longsor di kawasan Gentong, Tasikmalaya; dan longsor di kawasan Naringgul, Cianjur.

"Jadi 60 persen bencana hidrologis di Indonesia itu ada di Jabar. Ada dan tidak ada manusia sampai sekarang bencana terjadi. Ada air meluap, longsor dan lain-lain," kata Emil.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Geofisika Bandung Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tony Agus Wijaya memprediksi hujan lebat masih akan terjadi hingga pekan depan di kawasan Bandung. Sebab, November masih masa permulaan musim hujan.

(arh/gil)