Jasad Sopir Taksi Online Palembang Tak Utuh, 3 Pelaku Buron

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 09:23 WIB
Jasad Sopir Taksi Online Palembang Tak Utuh, 3 Pelaku Buron Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/fergregory)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jasad Sofyan (43), sopir taksi online yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan telah ditemukan Tim Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (13/11). Kondisi jasad sudah tak lagi utuh.

Temuan itu diungkap Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara. Dia mendapat laporan bahwa jasad sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan autopsi.

Zulkarnain belum bisa mengungkap lokasi temuan jasad karena masih dalam penyelidikan petugas di lapangan.


"Kita tunggu saja di RS Bhayangkara, karena akan diautopsi dan dicocokkan DNA keluarganya. Kondisi mayat memang tidak utuh, jadi memang perlu tes DNA. Mayat itu ditemukan dibuang dan bukan dikubur pelaku," ujar Zulkarnain.

Saat ini baru satu dari empat tersangka yang sudah ditangkap aparat. Tiga lainnya masih buron dan dalam proses pengejaran.

Satu tersangka yang berhasil tertangkap tersebut diminta anggota kepolisian untuk menunjukkan tempat jenazah korban dibuang oleh para pelaku sejak Senin (12/11) kemarin.

Sofyan (43) warga Sukawinatan, Lorong Asoka, RT 54/7, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami, Palembang, sebelumnya dikabarkan hilang usai mengantar penumpang ke arah KFC Simpang Bandara Palembang, sejak 29 Oktober 2018 lalu.

Hilangnya Sofyan pun berdasarkan keterangan Fitriani (32), istri Sofyan yang membuat laporan di SPKT Mapolda Sumsel, Selasa (30/10). Berdasarkan keterangan rekan-rekannya di taksi online Grabcar, Sofyan terakhir terpantau di arah Kawasan Betung Banyuasin melalui pancaran GPS dari ponsel korban. (idz/gil)