Survei Sebut Abdul Somad Paling Didengar dibanding Rizieq

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 17:48 WIB
Survei Sebut Abdul Somad Paling Didengar dibanding Rizieq Hasil survei LSI Denny JA menyebut imbauan ustaz Abdul Somad, termasuk soal politik, paling didengar dibandingkan Rizieq Shihab, Said Aqil, dan Din Syamsuddin. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil riset Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menyatakan ustaz Abdul Somad merupakan ulama yang paling diikuti imbauannya oleh umat Islam. Somad berada di posisi teratas mengalahkan nama-nama besar sekaliber Rizieq Shihab, Said Aqil Siroj, Din Syamsuddin dan lainnya.

"Ustaz Somad adalah ulama yang paling didengar suaranya atau imbauannya dari semua tokoh ulama," ucap peneliti Ikrama Maslamah di kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta, Rabu (14/11).

Ikrama mengatakan imbauan yang dimaksud bersifat umum. Imbauan untuk memilih salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden juga termasuk di antaranya.



"Jadi bisa juga imbauan politik atau pilpres. Somad yang paling banyak diikuti imbauannya," kata Ikrama.

Merujuk hasil survei, masyarakat yang pernah mendengar Somad mencapai 59,3 persen, sementara yang menyukai 82,5 persen. Kemudian kalangan yang pasti mengikuti imbauan Somad sebanyak 30,2 persen. Angka tersebut paling tinggi dibanding 20 ulama lainnya.

Berturut-turut ulama yang berada di bawah Somad yakni Arifin Ilham (2), Yusuf Mansur(3), Aa Gym (4). Di urutan kelima diisi oleh Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Masyarakat yang mengikuti imbauan Rizieq hanya mencapai 17 persen. Selisih sekitar 13 persen dari mereka yang mau mengikuti imbauan Somad. Masyarakat yang mengenal Rizieq sebanyak 53,4 persen dan yang menyukai 52,9 persen.


Menurut Ikrama, pengaruh Rizieq turun drastis sejak 2016. Pada Desember 2016, mereka yang mau mengikuti imbauan Rizieq sebanyak 31,4 persen.

"Pengaruh Rizieq berkurang semenjak tidak lagi di Indonesia dan dicitrakan bermasalah hukum," ucap Ikrama.

Survei Sebut Abdul Somad Paling Didengar Dibanding RizieqRizieq Shihab saat berurusan dengan pihak Polri. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Pamor Somad juga mengungguli Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin. Masyarakat yang pernah mendengar Din sebanyak 29,1 persen, yang menyukai 68,7 persen, dan yang mau mengikuti imbauannya 17,7 persen. Dengan angka tersebut, Din berada di posisi enam ulama paling berpengaruh versi survei LSI Denny JA.

Di bawah Din, ada Salahudin Wahid di urutan ketujuh. Diikuti Bachtiar Nasir yang dikenal sebagai pelopor Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj mengisi posisi kesembilan ulama paling berpengaruh versi LSI Denny JA. Pamornya jauh lebih rendah dibandingkan Somad yang berada di urutan pertama.


Masyarakat yang pernah mendengar Said Aqil Siroj hanya mencapai 18,7 persen. Kemudian kalangan yang menyukai Said Aqil sebanyak 66,5 persen. Masyarakat yang mau mengikuti imbauan Said Aqil hanya 19,5 persen.

Berturut-turut ulama yang memiliki pengaruh besar di mata masyarakat setelah Said Aqil antara lain Mustofa Bisri (10), TGB Zainul Majdi (11), Busyro Muqoddas (12), Maimoen Zubair (13), ketua umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (14), Syafi'i Maarif (15), Al Khathath (16), Slamet Effendy Yusuf (17), Novel Bamukmin (18), Kapitra Ampera (19), Yusuf Martak (20), dan Slamet Maarif (20).

"Ada banyak ulama lain yang dihormati dan didengar imbauannya, namun kurang dikenal atau tingkat pengenalan di bawah 40 persen," ucap Ikrama.

Survei LSI Denny JA bertajuk Ulama dan Elektoralnya dilakukan 10-19 Oktober dengan melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner terhadap responden yang terpilih melalui metode multistage random sampling.

"Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA," ucap Ikrama.

(bmw/pmg)