Tim Jokowi Sebut Suara Demokrat-PAN Akan Beralih ke Gerindra

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 18:50 WIB
Tim Jokowi Sebut Suara Demokrat-PAN Akan Beralih ke Gerindra Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Hasto Kristiyanto menyatakan elektabilitas Partai Demokrat dan PAN akan menurun di Pemilihan Legislatif tahun 2019. Menurut dia, suara pemilih Demokrat dan PAN akan beralih ke Gerindra.

"Jadi kalau Gerindra naik itu kecenderungannya Demokrat dan PAN turun," ujar Hasto di Rumah Cemara, Jakarta, Rabu (14/11).

Hasto menuturkan penghitungan elektabilitas Demokrat dan PAN itu berdasarkan hasil survei TKN Jokowi-Maruf di wilayah padat penduduk, yakni di Jawa dan sebagian Sumatera.


Hasil survei memperlihatkan pendukung Gerindra, Demokrat, PAN, dan Golkar saling beririsan. Sementara PDIP, Hasto mengklaim, tidak beririsan dengan Demokrat.

Lebih lanjut, Hasto mengaku pihaknya tidak terkejut ketika Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membebaskan kadernya untuk memilih Jokowi-Maruf meski secara formal Demokrat mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasto menilai keputusan SBY tidak dihasilkan secara asal. Ia melihat keputusan SBY merupakan hasil pertimbangan matang demi elektabilitas Demokrat di Pileg 2019. Ia juga menilai keputusan SBY dipengaruhi oleh rekam jejak dan dukungan sejumlah kepala daerah opisisi kepada Jokowi.

"Dengan memberi kebebasan tersebut maka secara strategi elektoral untuk Partai Demokrat itu pas. Karena itu terhadap kebebasan itu kami nilai sebagai hal yang positif sesuai dengan realitas," ujarnya.

Di sisi lain, Hasto pun menyinggung elektabilitas Prabowo-Sandiaga yang masih kalah dari Jokowi-Maruf. Ia berkata hal itu terjadi karena Jokowi-Maruf diterima secara luas oleh masyarakat.

"Jadi tren-nya yang di sana itu (Prabowo-Sandiaga) kira-kira masih suram. Kira-kira seperti itu," ujar Hasto. (panji/osc)