Pria yang juga menjabat sebagai juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini tiba di lokasi sekitar pukul 10.19 WIB. Dia mendatangi markas polisi tersebut guna diperiksa sebagai saksi.
"Yang jelas katanya mau diperiksa terkait dengan kegiatan yang diinisiasi oleh kemenpora kegiatan itu diinisiasi kemenpora dengan melibatkan GP Ansor dengan Pemuda Muhammadiyah. Cuma itu. Saya tidak tahu lebihnya apa," ujar Danhil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Danhil datang bersama dengan Ketua Panitia Kegiatan dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani. Dia juga didampingi tiga orang berpakaian loreng dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).
Sebelumnya, terkait kasus ini, pada Senin (19/11), Ditreskrimsus Polda Metro Jaya memanggil tiga saksi untuk diperiksa. Mereka adalah Ahmad Fanani selaku ketua kegiatan dari Pemuda Muhammadiyah, Abdul Latif dari Kemenpora, dan Safarudin selaku ketua kegiatan dari GP Ansor.
Kasus dugaan korupsi kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia ditindaklanjuti setelah kepolisian menerima sejumlah laporan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia berlangsung di Cibubur, Jakarta Timur. Acara tersebut diinisiasi oleh Kemenpora dan Pemuda Muhammadiyah.
"Ada beberapa laporan makanya Polda langsung membuat surat perintah penyelidikan," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/11).