Ma'ruf Amin Tepis Tudingan Prabowo soal Elite Diancam

CNN Indonesia | Minggu, 25/11/2018 20:35 WIB
Ma'ruf Amin Tepis Tudingan Prabowo soal Elite Diancam Cawapres Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor 01 Ma'ruf Amin menepis tudingan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto yang menyebut ada sejumlah elite diancam pihak tertentu jika mendukungnya dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. 

"Enggak ada. Serang-menyerang (ancaman) enggak ada," kata Ma'ruf singkat saat menghadiri deklarasi Relawan Milenial Jokowi-Ma'ruf (Remaja), di Kemayoran, Jakarta, Minggu (25/11).
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga juga membantah bahwa pihaknya yang melakukan ancaman terhadap sejumlah elite bila mendukung Prabowo di Pilpres 2019. 

Arya menegaskan bahwa di era demokrasi saat ini sangat mustahil terjadi praktik intimidasi atau ancaman bagi pendukung maupun kandidat tertentu terjadi ketika pemilu berlangsung.


"Saat ini enggak ada lagi ancam mengancam, semua kan sudah terbuka sekarang. Sangat transparan," kata Arya di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (23/11).

Sebelumnya, Prabowo menyebut terdapat sejumlah elite yang diancam pihak tertentu jika mendukungnya dalam kontestasi Pilpres 2019. Elite itu mengaku memiliki gelar dan jabatan.

Prabowo menyampaikan hal tersebut di hadapan ribuan relawan di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11).

"'Pak Prabowo, kami ingin mendukung Prabowo tapi kami diancam, ditekan. Jadi kami akan mendukung Pak Prabowo diam-diam'," tutur Prabowo menirukan ucapan elite yang dimaksud.

Prabowo tidak merinci nama-nama elite yang mengaku diancam. Memberi ciri-ciri pun tidak. Prabowo juga tidak menyebut secara gamblang siapa pihak yang mengancam.

Elite tersebut, lanjut Prabowo, mengaku akan tetap mendukung dirinya. Namun, dukungan diberikan secara diam-diam. Hal itu dilakukan demi menghindari ancaman.
Prabowo justru mengaku lebih senang ketika mendapat dukungan dari rakyat biasa yang dilakukan secara terang-terangan. Dengan kata lain, tidak diam-diam seperti dukungan dari elite yang diceritakan sebelumnya.


(fra/dea)