Aksi 212, Penumpang KRL Gondangdia Meroket jadi 47.559 Orang

CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 15:34 WIB
Aksi 212, Penumpang KRL Gondangdia Meroket jadi 47.559 Orang Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) yang berada di dekat kawasan Monas, yakni Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia mengalami lonjakan jumlah penumpang.

Lonjakan penumpang tersebut diakibatkan Reuni Aksi 212 yang digelar di kawasan Monas.

"Kondisi sejumlah stasiun Kereta Rel Listrtik (KRL) pagi ini masih dipadati kelompok masyarakat yang hendak mengikuti kegiatan di Monas," kata Manajer Humas PT KAI Commuter Indonesia (KCI) Eva Charunisa dalam keterangan tertulis, Minggu (2/12).


Meski demikian, Eva menuturkan, pihak KCI telah menambah sejumlah personel petugas pelayanan, petugas kebersihan, pengamanan, serta perangkat loket sehingga situasi di stasiun tetap kondusif.


Data hingga pukul 10.00 WIB, jumlah penumpang yang naik turun di Stasiun Juanda tercatat sebanyak 40.170 penumpang. Jumlah tersebut meningkat sekitar sepuluh kali lipat dari jumlah biasanya yang hanya sekitar 4.178 penumpang.

Sedangkan untuk Stasiun Gondangdia, jumlah penumpang yang naik turun tercatat sebanyak 47.559 penumpang. Jumlah itu meningkat 15 kali lipat dari jumlah biasanya yang hanya sekitar 3.229 penumpang.

Eva menuturkan untuk mengantisipasi lonjakan penunmpang di sore hari, PT KCI telah menyiapkan sejumlah rangkaian tambahan.

"Menyiapkan rangkaian tambahan yang dapat dioperasikan sewaktu-waktu sebagai rangkaian KRL tambahan," ujarnya.


Lebih dari itu, sambung Eva, apabila Stasiun Juanda dan Stasiun Gondangdia terlalu padat penumpang, pihak PT KCI mengimbau agar para penumpang beralih ke stasiun alternatif lainnya.

"Kami menghimbau pengguna jasa untuk menggunakan stasiun alternatif yang letaknya berdekatan, antara lain Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini," tutur Eva. (dis/asa)