Peserta Reuni 212 Meninggal, Anies Sambangi Rumah Duka

CNN Indonesia | Minggu, 02/12/2018 20:41 WIB
Peserta Reuni 212 Meninggal, Anies Sambangi Rumah Duka Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri Reuni Aksi 212 di Monas, Jakarta. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambangi rumah duka peserta Reuni Aksi 212 yang meninggal dunia di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Peserta Reuni Aksi 212 yang meninggal tersebut diketahui bernama M. Idris. Dia merupakan Ketua RW 08 di wilayah Kampung Melayu.

Maisuroh yang merupakan kakak dari Idris mengatakan kakaknya memang mengikuti Reuni Aksi 212 pagi tadi. Menurut Maisuroh, Idris berangkat dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB dengan menggunakan sepeda motor.



Maisuroh mengatakan pada malam sebelumnya Idris sempat mengikuti kegiatan Maulid Nabi di masjid dekat rumah hingga pukul 02.00 WIB dini hari.

"Tadi pas berangkat masih kelihatan sehat, kelihatan semangat banget," kata Maisuroh, Minggu (2/12).

Maisuroh menceritakan kakaknya tersebut tak sempat masuk hingga ke kawasan Monas. Idris, kemudian memilih pulang lebih dahulu.

"Merasa sudah enggak enak badan, dia (Idris) mau pulang duluan, pas mau ngeluarin motor dari parkiran, dia tiba-tiba jatuh dan langsung meninggal," tutur Maisuroh.


Maisuroh baru mendapat kabar kakaknya meninggal sekitar pukul 11.00 WIB. Menurutnya, kakaknya memang memiliki riwayat penyakit jantung.

"Memang sebelumnya dia punya riwayat sakit jantung," ujarnya.

Di sisi lain, Anies mengatakan Idris sebagai ketua RW merupakan sosok yang peduli dengan lingkungan sekitarnya.

"Semuanya menceritakan betapa dia adalah pemimpin di kampungnya," kata Anies.

Lebih dari itu, Anies menambahkan Pemprov DKI akan memastikan seluruh proses pemakaman hingga tuntas.

"Seluruh pemakaman hingga tuntas dibantu oleh Pemprov, jadi kita ingin keluarga tidak terbebani oleh peristiwa yang terjadi mendadak ini," kata Anies.

Reuni Aksi 212 berlangsung pada Minggu (2/12) sejak pukul 03.00 WIB. Kegiatan ini diawali salat tahajud bersama, kemudian dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah dan zikir. Selain itu, ada tausiah dari sejumlah ulama.

(dis/pmg)