"Saya meminta penegakan hukum dan kalau perlu terjunkan TNI jika dibutuhkan dan mendesak. Jangan ada sejengkal pun tanah Indonesia yang di bawah kendali gerakan separatisme dan melakukan kekejian terhadap rakyat Indonesia," ujar Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari dalam keterangan tertulis, Selasa (4/12).
"Setiap jengkal tanah Republik ini haris aman dari setiap rongrongan kelompom macam ini," ia menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kejadian ini kami harap peran diplomasi terkait masalah Papua juga penting untuk diti glatlan. NKRI dan seluruh tanah air dari ujung timur sampai barat adalah wilayah kedulatan yang wajib dihormati semua negara.
Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
Terlebih, kata Bobby, kondisi geografis Papua dikelilingi oleh pegunungan dan hutan lebat. Ia melihat divisi Infantri TNI yang saat ini memiliki teknik Jungle Warfare dapat berperan pengoptimalkan operasi.
Lebih dari itu, politisi Golkar ini menyarankan pembangunan jalan di Papua melibatkan Zeni TNI Angkatan Darat. Selain akan mempercepat pembangunan, ini juga terkait dengan biaya keamanan.
Senada, Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil meminta ada pengawalan terhadap proyek-proyek strategis pemerintah untuk menghindari spekulasi potensi gangguan keamanan.
"Orang akan berspekulasi, 'ada apa ini?', apakah ini ada 'kelompok-kelompok tertentu', yang tidak mendapatkan gula pembangunan di sana dia mengganggu, atau memang ada murni bahwa itu adalah sebuah kelompok yang memang masih menuntut pemisahan mereka dari NKRI," katanya.
Jalan Trans Papua di Nduga, Papua. (CNN Indonesia/Lita) |
"Selama ini kita merasa data keamanan yang disuplai aman-aman saja. Kejadian ini menghentak kita karena bayangkan saja kelompok bersenjata bisa mobilisasi bebas di Indonesia," cetusnya.
Menurut Fahri, perlindungan bagi masyarakat seharusnya diutamakan pemerintah. Ia meminta pemerintah mampu berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk bisa menuntaskan kasus ini.
Pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya terjadi pada hari Minggu 2 Desember 2018 di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi Kabupaten Nduga. Pembunuhan ini diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Awalnya, dilaporkan 24 pekerja tewas dibunuh KKB dan 10 lainnya berhasil melarikan diri. Pekerja yang melarikan diri itu diamankan tokoh masyarakat setempat namun belum dapat dipastikan perkembangan terbarunya akibat sulitnya komunikasi.
(swo/jps)
Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi. (
Jalan Trans Papua di Nduga, Papua. (