Ma'ruf Amin: Saya Tidak Sakit, Cuma Kaki Terkilir

CNN Indonesia | Kamis, 06/12/2018 18:17 WIB
Ma'ruf Amin: Saya Tidak Sakit, Cuma Kaki Terkilir Cawapres Ma'ruf Amin mengaku kakinya sedang terkilir sehingga diminta untuk istirahat kampanye pilpres. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menegaskan bahwa dirinya tak mengalami sakit yang parah dan hanya mengalami kaki yang terkilir saat beraktivitas.

Hal itu ia katakan untuk merespons dirinya yang absen di beberapa agenda kegiatan kampanye seminggu belakangan.

"Saya sebenarnya bukan sakit, tak ada, saya tak sakit, dalam arti cuma kaki terkilir, jangankan orang tua, muda pun bisa mengalami hal demikian," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Kamis (6/12).



Diketahui, Ma'ruf terpantau tak beraktivitas melakukan kampanye keluar kediaman pribadinya usai kunjungannya ke Provinsi Lampung pada 27 November lalu.

Sejak Kamis 29 November 2018 lalu, Ma'ruf Amin hanya menerima tamu dan deklarasi para relawan di kediamannya, Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan Rais Aam PBNU itu mengaku sudah lama kakinya terkilir. Kendati begitu, ia mengaku tetap nekat untuk melakukan sejumlah kunjungan ke berbagai daerah.

"Karena memang saya ini sudah lama sebenarnya, sudah agak lama kaki saya terkilir. tapi saya terus saja melakukan kegiatan ke daerah-daerah," kata dia.


Selain itu, Ma'ruf turut membantah kabar bahwa dirinya terjatuh dari kamar mandi maupun dirawat rumah sakit sehingga vakum lama untuk berkampanye.

Ia menegaskan bahwa tim dokter menyarankan dirinya untuk beristirahat sejenak dari rutinitas kampaye untuk memulihkan kakinya tersebut

"Saya tidak bisa ke daerah untuk sementara. Istirahatkan diri sesuai dengan saran dokter. Jadi sebenarnya saya enggak sakit," kata dia.

Ma'ruf pun berjanji dalam waktu dekat dirinya akan kembali beraktivitas melakukan kampanye menemui masyarakat seperti sediakala.

"Sebenarnya saya sudah bisa kemana-mana, tapi suruh ditahan, itu satu hari saya enggak ketemu wartawan itu sebenarnya sudah pusing saya. Karena saya biasa saya menyampaikan unek-unek, menyampaikan keinginan, melontarkan berbagai isu, tentu yang positif, yang konstruktif," kata dia.

(rzr/DAL)