Tiga Warga Prabumulih Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

CNN Indonesia | Kamis, 06/12/2018 19:56 WIB
Tiga Warga Prabumulih Tewas dengan Luka Tembak di Kepala Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Istockphoto/PeopleImages)
Jakarta, CNN Indonesia -- Warga Jalan Aroe, RT 5 RW 3, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatra Selatan geger dengan penemuan tiga orang yang tewas dengan luka tembak di kepala, Kamis (6/12) petang.

Ketiga korban ditemukan tewas di rumah Deni Faisal (45) yang turut menjadi korban tewas. Dua orang lainnya yakni Zainal Imron alias Zainal (45) dan Luken (35) warga Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur.

Sementara satu orang lainnya ditemukan warga dalam keadaaan kritis, yakni Kurniawan Candra (45) seorang anggota TNI berpangkat Sersan Kepala.

Kurniawan ditemukan bergelimang darah dengan kondisi luka tembak di kepala. Anggota Kodim 0404/Muara Enim ini ditemukan tergeletak di tengah jalan Perum GPE, Kelurahan Gunung Ibul Barat, tak jauh dari tempat kejadian perkara penemuan tiga korban tewas.


Hingga saat ini polisi masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut. Belum diketahui kronologis dan motif yang melatarbelakangi kejadian ini.

Kapolres Prabumulih Ajun Komisaris Besar Tito Hutahuruk Travolta membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya belum bisa menjelaskan secara terperinci kasus ini karena masih dalam penyelidikan kepolisian.

"Kita masih di TKP, olah TKP. Kronologi belum tahu, karena masih mengumpulkan keterangan saksi. Semuanya kondisi ditembak di kepala, siapa yang menembak juga belum tahu. Mereka tidak satu keluarga," ujar Tito.

Sementara itu, Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Djohan Darmawan membenarkan ada salah satu anggota TNI yang turut mengalami luka tembak di bagian kepala.

"Benar ada anggota TNI yang melakukan percobaan bunuh diri. Tapi kita belum ketahui korelasinya dengan tiga korban tewas lainnya seperti apa," ujar Djohan.

Djohan mengatakan Denpom II/4 Palembang, Kodim 0404/Muara Enim bekerja sama dengan Polres Prabumulih masih mengusut kejadian tersebut.

"Untuk pistol yang digunakan masih dalam penyelidikan apakah organik atau rakitan. Serka Kurniawan sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis. Kondisinya kritis karena luka tembak di kepala," ujar dia. (idz/gil)