Prabowo-Sandi akan Bawa Indonesia Seperti Zaman Soeharto

CNN Indonesia | Sabtu, 08/12/2018 00:22 WIB
Prabowo-Sandi akan Bawa Indonesia Seperti Zaman Soeharto Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Palembang, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso mengatakan, pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno akan mengembalikan kondisi negara Indonesia persis seperti pada rezim Presiden RI ke-2, Soeharto.

Hal tersebut dikatakan Proyo saat mendampingi Sandiaga Uno dalam kegiatan bertajuk Ngobrol Pintar (Ngopi) Bareng Bang Sandi di Gunz Cafe Palembang, Sumatra Selatan Jumat (7/12) malam.

Priyo menjelaskan zaman dulu segala sektor ekonomi mulai dari sandang, pangan, dan papan harganya murah. Namun kini semakin harga-harga kebutuhan pokok, tarif listrik, dan bahkan bahan bakar minyak (BBM) naik.



"Nah Pak Prabowo dan Pak sandi ini ingin hadir Insya Allah dengan mandat bapak ibu semua. Beliau berdua nanti akan membawa ekonomi bangsa dan negara bangkit kembali. Harga sandang, pangan, dan papan murah seperti pada jaman Pak Harto dulu. Leuwih penak zaman pun mbiyen toh," ujar Priyo.

Selain itu, dikatakan Priyo, dirinya pun mengetahui bagaimana masyarakat yang berprofesi sebagai petani masih jauh dari kata sejahtera. Dirinya berujar, Prabowo-Sandi menjanjikan perbaikan swaswmbada pangan agar perekonomian bisa lebih baik mulai dari hilir.

Sementara itu Sandiaga menambahkan, dirinya mengetahui keluhan para milenials yang sulit dalam mencari pekerjaan. Dirinya tidak akan menjanjikan untuk menambah lapangan pekerjaan, namun justru menyarankan untuk tidak bekerja.

"Sekarang sulit kerja? Milenial sulit kerja? Makanya jangan kerja, tapi jadilah enterpreneur. Kita gulirkan program one campus one center for enterpreneur. Jadilah pengusaha, jangan jadi pegawai," ujar dia.

Sandi bercerita, sebelum menjadi pengusaha dirinya merupakan seorang pegawai perusahaan. Namun setelah di PHK, justru lebih membuka pikirannya untuk menjadi seorang pengusaha.

"Ciptakan masa depanmu sendiri, pemuda harus bisa cari peluang, jadi entreprenuership. You can do it," ucap dia. (idz/agr)