Salah seorang saksi mata, Arif Rahman Hakim (29) menyebut sopir truk sempat terjepit dan tak bisa keluar. Saat dievakuasi warga, sopir mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
"Saya sempat nolong sama warga lainnya dan evakuasi sopirnya yang sempat terjepit. Sopirnya masih hidup," kata Arif kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arif menambahkan saat kejadian beluma da petugas polisi yang datang. Warga di sekitar lokasi yang berinisiatif langsung menolong para korban.
"Truk ini datang dari arah selatan, Purwokerto menuju utara, Brebes," ujarnya.
Saksi lainnya, Muhammad Nur Faizi juga menyebut truk kemungkinan mengalami rem blong lalu menabrak kendaraan lain. Truk ini juga menghantam bagian depan RSU Muhammadiyah Bumiayu.
Faizi mengatakan, kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan sekitar 5 unit, sementara roda dua sekitar 10 unit.
"Tapi tepatnya berapa kendaraan saya kurang tahu," ujar Faizi, mahasiswa di salah satu universitas di Bumiayu.
Saat ini para korban meninggal maupun luka-luka sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.
"Dari polisi, sementara empat orang meninggal, delapan luka-luka," kata dia.
Sampai saat ini petugas polisi dari Satlantas Polres Brebes sudah di lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini. (osc/osc)