Kesaksian Warga soal Kecelakaan Bumiayu: Sopir Truk Terjepit

CNN Indonesia | Senin, 10/12/2018 14:37 WIB
Kesaksian Warga soal Kecelakaan Bumiayu: Sopir Truk Terjepit Kecelakaan di Bumiayu. (ANTARA FOTO/Zaenal).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan beruntun melibatkan truk dengan sejumlah kendaraan terjadi di Bumiayu, Jawa Tengah, Senin (10/12) siang. Kecelakaan ini menyebabkan empat orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Salah seorang saksi mata, Arif Rahman Hakim (29) menyebut sopir truk sempat terjepit dan tak bisa keluar. Saat dievakuasi warga, sopir mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

"Saya sempat nolong sama warga lainnya dan evakuasi sopirnya yang sempat terjepit. Sopirnya masih hidup," kata Arif kepada CNNIndonesia.com.


Saat ini sopir truk sudah dibawa ke rumah sakit bersama korban luka lainnya. Apalagi kecelakaan ini terjadi tepat di depan Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Bumiayu, Jalan Raya Bumiayu, Desa Jatisawit, Brebes.

Arif menambahkan saat kejadian beluma da petugas polisi yang datang. Warga di sekitar lokasi yang berinisiatif langsung menolong para korban.

Dia menduga truk kehilangan kendali akibat rem blong, sehingga menabrak sejumlah mobil dan motor.

"Truk ini datang dari arah selatan, Purwokerto menuju utara, Brebes," ujarnya.

Saksi lainnya, Muhammad Nur Faizi juga menyebut truk kemungkinan mengalami rem blong lalu menabrak kendaraan lain. Truk ini juga menghantam bagian depan RSU Muhammadiyah Bumiayu.


Faizi mengatakan, kendaraan roda empat yang terlibat kecelakaan sekitar 5 unit, sementara roda dua sekitar 10 unit.

"Tapi tepatnya berapa kendaraan saya kurang tahu," ujar Faizi, mahasiswa di salah satu universitas di Bumiayu.

Saat ini para korban meninggal maupun luka-luka sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

"Dari polisi, sementara empat orang meninggal, delapan luka-luka," kata dia.

Sampai saat ini petugas polisi dari Satlantas Polres Brebes sudah di lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan-kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini. (osc/osc)