Timses Klaim Jokowi Pikirkan Pemenuhan HAM Selama Menjabat

CNN Indonesia | Senin, 10/12/2018 19:21 WIB
Timses Klaim Jokowi Pikirkan Pemenuhan HAM Selama Menjabat Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin Arya Sinulingga. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga mengklaim bahwa Jokowi sangat berpihak dan memberikan tempat bagi pemenuhan Hak Asasi Manusia selama empat tahun menjabat sebagai presiden.

Hal itu ia katakan untuk merespons pernyataan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang menyebut pemerintah Jokowi tidak memberi tempat bagi HAM sepanjang tahun 2018. 

"Justru selama Jokowi berkuasa selama 4 tahun jadi presiden justru memikirikan untuk pemenuhan hak-hak mendasar bagi rakyat Indonesia banyak dipenuhi Pak Jokowi," kata Arya saat ditemui di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (10/12).

Politisi Partai Perindo itu lantas memberikan contoh pemberian Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan BPJS Kesehatan sebagai keberhasilan Jokowi di bidang HAM.
Ia mengatakan pemberian kedua kartu itu sebagai upaya Jokowi memastikan masyarakat mendapatkan akses ke pelayanan kesehatan dan pendidikan di empat tahun pemerintahannya.


Tak hanya itu, ia turut menyebut program pembagian sertifikat tanah dan pembangunan infrastruktur yang masif sebagai bukti Jokowi berpihak pada HAM.

"Jadi bagaimana tegaknya hal-hal mendasar dari kehidupan masyarakat untuk mengakses bagian kehidupan mereka," kata dia.

Disisi lain, Arya pun menegaskan bahwa Jokowi tak memiliki beban persoalan HAM masa lalu saat menjabat.

Ia lantas menyindir timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang turut 'menyerang' Jokowi soal isu HAM. 

Diketahui, Wakil Ketua DPR Fadli Zon turut berkomentar bahwa penegakan HAM era Presiden Jokowi belum mengalami kemajuan.

Padahal, lanjut Arya, seharusnya kubu Prabowo-Sandiaga malu dan menghindari untuk melontarkan kritikan tersebut terhadap Jokowi.

"Berkaca aja. Pak Jokowi enggak ada masalah di masa lalu mengenai permasalahan HAM. Sedikitpun enggak ada, itu kalau yang sebelah Anda tahu itu lah, seperti menepuk air terpecik wajah sendiri," kata dia.


(rzr/dea)