Susul Kalsel, Gerbong DPW PAN Sumsel Membelot Dukung Jokowi

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 20:05 WIB
Susul Kalsel, Gerbong DPW PAN Sumsel Membelot Dukung Jokowi Puluhan kader Partai Amanat Nasional (PAN) DPW Sumatra Selatan mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden urut nomor 01 Jokowi-Ma'ruf. (CNN Indonesia/Hafidz Trijatnika).
Palembang, CNN Indonesia -- Puluhan kader Partai Amanat Nasional (PAN) DPW Sumatra Selatan mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden urut nomor 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Palembang, Rabu (12/12). Dukungan ini tak berselang lama dari dukungan DPW PAN Kalimantan Selatan yang sudah lebih dulu mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Pantauan CNNIndonesia.com, deklarasi yang diselenggarakan di restoran Rumah Bari, Palembang tersebut hanya dihadiri sekitar 25 orang. Terpasang spanduk berukuran 5x2 meter bertuliskan 'Kader dan Simpatisan DPW Partai Amanat Nasional Sumatera Selatan mendukung Ir H Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024'. Spanduk itu ditempel di belakang para kader.

Namun tulisan 'Pengurus' yang tertulis sebelum kata "Kader" terlihat ditutupi menggunakan lakban berwarna putih.


Salah satu kader Sholahudin mengatakan, meski hanya sedikit yang datang dalam deklarasi ini, namun dia mengklaim sebagian kader PAN di Sumsel, baik tingkat DPW mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Banyak kader sudah menyatakan mendukung ke Jokowi-Maruf. Tapi mereka nggak berani mengungkapkan ke publik karena masuk dalam lingkaran partai," ujar dia.

Dia mengungkapkan, mereka yang mendeklarasikan hal tersebut menilai pembangunan yang dilakukan Jokowi selama empat tahun ini sudah terasa.

"Kami semua kader sudah menikmati jalan tol, LRT, Jembatan Musi IV dan sebagainya. Kami memberi dukungan untuk Jokowi berkesempatan maju dan memimpin untuk dua periode. Kami baik kader dan simpatisan se-Sumsel mendukung Jokowi-Amin nomor urut satu," ujarnya.

Sholahudin pun menegaskan, deklarasi yang mereka lakukan tidak ada sangkut pautnya dengan pengurus PAN di daerah lainnya dan pusat. Namun dirinya berharap semua pengurus partai dapat mengikuti langkah mereka berbalik arah memberi dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf.

"Kami disanksi tidak masalah. Harus berani, tidak bisa harus diam. Kader punya hak suara. Pembangunan di masa Presiden Jokowi sudah terlihat loh, tol Palindra contohnya sudah bisa dilalui. Kami harap ada perubahan di kubu PAN," ujar Sholahudin.

Kader PAN lainnya, Sumardi mengaku ada banyak kader PAN yang mengikuti jejak mereka mendukung Jokowi-Ma'ruf, namun belum terakomodir.

"Harapan kita buat terobosan. Teman-teman kader lainnya menunggu momen-momen seperti ini, hanya saja belum buka suara. Saya harap pengurus berjiwa besar dan berpikir dua kali mendukung calon di pilpres ini. Mereka belum berani mengeluarkan pendapat," ujar dia.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari pimpinan pengurus DPW PAN Sumsel. Sementara Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Sumsel, Aswari Rivai mengatakan, PAN sudah berkomitmen untuk mendukung Prabowo-Sandi. Namun dirinya tidak menampik ada beberapa kader yang mendukung Jokowi.

"Dari dulu Gerindra, PKS, PAN adalah salah satu yang sudah bersinergi selama ini dari pucuk pimpinan sampai ke bawah. Tapi ada yang mungkin berseberangan, tapi itu hak mereka. Tidak bisa mengatakan kader PAN secara keseluruhan. Saya rasa kader PAN di Sumsel sangat solid dukung Prabowo-Sandi," ujar.

Ketua DPD Gerindra Sumsel ini pun berujar, pada masa kampanye seperti ini banyak pihak yang mencari perhatian. Dirinya pun menyerahkan permasalahan ini langsung ke internal PAN.

"Itu silakan PAN internal saja, kita tidak bisa campuri," ujar dia. (idz/osc)