Wakil Ketua DPW PAN, Yulianto mengaku tindakan deklarasi oknum yang mengaku kader tersebut adalah hal yang memalukan.
"Akibat dari perbuatan mereka, caleg dari PAN se-Sumsel kena imbasnya. Ini menimbulkan ketidakpercayaan terhadap massa pemilih," ujar Yulianto di Palembang (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PAN kita tahu adalah partai pendukung dan pengusung Prabowo-Sandi. Kalau terjadi dualisme tentu akan membingungkan pemilih. Saya yang tidak nyaleg saja jadi bulan-bulanan," ungkap dia.
"Banyak kader sudah menyatakan mendukung ke Jokowi-Maruf. tapi mereka gak berani mengungkapkan ke publik karena masuk dalam lingkaran partai," ujar dia.
Dia mengungkapkan, mereka yang mendeklarasikan hal tersebut menilai pembangunan yang dilakukan Jokowi selama empat tahun ini sudah terasa.
Sholahudin pun menegaskan, deklarasi yang mereka lakukan tidak ada sangkut pautnya dengan pengurus PAN di daerah dan pusat. Namun dirinya berharap semua pengurus partai dapat mengikuti langkah mereka berbalik arah menyalonkan Jokowi.
"Kami disanksi tidak masalah. Harus berani, tidak bisa harus diam. Kader punya hak suara. Pembangunan di masa Presiden Jokowi sudah terlihat loh, tol Palindra contohnya sudah bisa dilalui. Kami harap ada perubahan di kubu PAN," ujar Sholahudin. (idz/age/age)