Via Vallen dan Nella Kharisma Diperiksa soal Kosmetik Ilegal

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 13:59 WIB
Via Vallen dan Nella Kharisma Diperiksa soal Kosmetik Ilegal Pedangdut Nella Kharisma tiba di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (18/12). (Dok: Istimewa)
Surabaya, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah Jawa Timur dijadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap empat artis yang diduga terkait kasus kosmetik ilegal bermerek Derma Skin Care (DSC). Dari empat orang itu, dua di antaranya sudah mengonfirmasi kehadirannya, yakni Nella Kharisma dan Via Vallen.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, terlihat baru pedangdut Nella Kharisma yang tiba di Mapolda Jatim pada Selasa (18/12) pukul 11.00 WIB.

Nella datang menggunakan mobil Innova warna abu-abu dengan Nopol AG 1733 LA dan didampingi pihak manajemen. Saat itu ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dengan celana jins warna biru. Tak banyak berkomentar, ia memilih langsung masuk ke dalam ruang penyidik Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim.


"Ya, saya siap-siap saja untuk diperiksa," ucap Nella singkat, kepada para pewarta. Sebelumnya, ia sempat mangkir untuk pemanggilan pemeriksaan pada Senin, (17/12).

Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Rofik Ripto Himawan mengatakan Nella adalah salah satu dari empat artis yang masuk daftar pemanggilan pihaknya dalam kasus kosmetik ilegal. Namun, kata dia, baru Nella dan Via Vallen yang mengonfirmasi akan hadir. Keduanya diketahui sempat endorse produk kosmetik tersebut.

"Untuk Via Vallen rencananya datang tanggal 20 Desember 2018 ini, dan beberapa artis lainnya," katanya.

Pedangdut Via Vallen saat tampil di acara Semarang Jelajah Musik (Semarjamu) kota Semarang, Jumat (8/9).Pedangdut Via Vallen saat tampil di acara Semarang Jelajah Musik (Semarjamu) kota Semarang, Jumat (8/9). (CNN Indonesia/Damar Sinuko)
Sementara, dua artis lainnya akan diberikan surat panggilan kedua. Keterangan keempat selebritas itu dianggap penting sebagai bahan perbandingan.

"Karena nantinya akan kami compare dengan keterangan pelaku serta empat saksi dari artis [lain] tersebut," ucapnya.

Terkait Nella, lanjut Rofiq, setidaknya ada tiga hal yang menjadi substansi penting dalam pemeriksaan kali ini. Yakni, Prosedur Standar Operasi (SOP) terkait pariwara atau iklan, etika, dan legal formal.

"Betul saat ini Nella Karisma masih menjalani pemeriksaan didalam Subdit IV Tipiter Direskrimsus Polda Jatim terkait produks kosmetik ilegal," katanya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menambahkan bahwa pemeriksaan para artis ini adalah langkah lanjutan dari keterangan saksi ahli.

"Keterangan tersebut untuk tindak lanjut proses sesuai dengan petunjuk petunjuk daripada alat bukti khsusunya keterangan ahli. Statusnya kita membutuhkan keterangan dari para [artis yang mendapat] endorse ini," kata Yusep.

Barang bukti kosmetik ilegal senilai Rp3 miliar yang diungkap BPOM, beberapa waktu lalu.Barang bukti kosmetik ilegal senilai Rp3 miliar yang diungkap BPOM, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Lucky Hermawan mengimbau para artis yang mendapat endorse kosmetik ilegal untuk tidak takut hadir dalam pemeriksaan karena pihaknya akan mengutamakan asas praduga tak bersalah.

"Kami sampaikan kepada para rekan-rekan [artis] ini dan kami akan prioritas proses penanganan ini sampai dengan tuntas sampai dengan datang. Kalau memang panggilan pertama panggilan kedua tidak datang ya, [panggilan] ketiga kita sambil bawa [mereka] ke sini," tuturnya.

Sebelumnya Ditreskrimsus Polda Jatim mengamankan puluhan kosmetik ilegal yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Polisi lebih dulu menetapkan tersangka KIL yang merupakan warga Kediri yang merupakan penjual kosmetik ilegal tersebut sebagai tersangka.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan jasa artis untuk mengendorse produk kosmetiknya. Ada enam artis yang menjadi endorse produk kosmetik ilegal ini antara lain VV, NR, MP, NK, DJB dan DK. Sebagian dari artis yang menjadi endorse ini adalah artis dangdut.

(frd/arh)