Jokowi Kisahkan Perpecahan Majelis Taklim akibat Pilpres

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 14:08 WIB
Jokowi Kisahkan Perpecahan Majelis Taklim akibat Pilpres Presiden Joko Widodo mengunjungi Pondok Pesantren Darul Ulum di Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12). (CNN Indonesia/Galih Gumelar)
Jombang, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta santri untuk tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan pada Pilpres 2019. Menurut dia, pilihan tiap lima tahun itu mestinya tak memecah kebinekaan Indonesia yang sudah lama ada.

Pesan itu disampaikan Jokowi di Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12).

Saat itu, di hadapan para santri Jokowi berkisah bahwa ada beberapa kampung dan komunitas keagamaan yang tak mau bertegur sapa lantaran berbeda pilihan politik.


"Ada lagi karena pilpres, di majelis taklim tidak saling sapa, tapi ini tidak di Jombang," kata Jokowi.

Lebih lanjut ia menuturkan, sikap saling sinis akibat perbedaan pilihan selama pesta demokrasi adalah hal yang sia-sia. Sebab, pemilihan umum, baik tingkat pusat dan daerah, dilakukan setiap lima tahun sekali.

"Padahal pilihan-pilihan tadi setiap lima tahun ada. Jangan sampai karena ada pesta demokrasi menyebabkan kita tidak rukun. Jangan sampai karena hal tersebut kita tidak menjaga ukhuwah dan persaudaraan kita," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Oleh karenanya, ia meminta santri untuk menjaga kerukunan dan persatuan, yang disebutnya sebagai ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Hal ini menjadi penting mengingat Indonesia adalah negara yang terdiri dari 714 suku yang tersebar di 34 provinsi.

Sebagai umat Islam, Jokowi meminta santri untuk menyadari bahwa maraknya perbedaan suku dan agama di Indonesia sebagai karunia Allah SWT. Beragam-ragam suku dan agama di Indonesia disebut Jokowi juga merupakan takdir tuhan, sehingga sudah selayaknya perpecahan antar golongan bisa sirna.

"Saya hanya titip marilah kita jaga persatuan kita, jaga ukhuwah kita, jaga kerukunan kita, baik antarsuku, antaragama, antar tradisi yang berbeda karena sekali lagi, ini sudah menjadi hukum Allah yang diberikan pada bangsa Indonesia," ujar dia.

Dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur kali ini, Jokowi dijadwalkan melawat ke sejumlah pondok pesantren (ponpes). Selain Ponpes Darul Ulum, Jokowi dijadwalkan mengunjungi Ponpes Tebuireng, Jombang, untuk meresmikan Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy'ari.

Di samping itu, Jokowi akan menghadiri peluncuran program Bank Wakaf Mikro di Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar, Jombang; serta Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, untuk bersilaturahmi dengan para santri.

(glh/arh)