Hasto sebelumnya menganggap Andi Arief melakukan blunder lantaran menyebut pengurus PDIP berkaitan dengan kasus perusakkan bendera dan spanduk Demokrat.
"Pengetahuan Hasto terbatas. Soal spanduk dan banyak hal," tutur Andi melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (19/12).
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kriistianto. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Andi menegaskan apa yang selama ini dia publikasikan lewat akun twitternya bersifat faktual, tidak ada yang mengada-ada karena didasari oleh temuan dan bukti yang diperoleh. Dia justru bertanya balik apa blunder yang dimaksud Hasto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan lantas menyebut ada institusi siluman di balik perusakkan bendera dan spanduk partainya di Pekanbaru, Riau. Namun dia belum membeberkan secara rinci soal institusi yang dimaksud.
Setali tiga uang dengan Andi yang juga belum mau membeberkan secara lengkap apa yang ditemukan Demokrat sejauh ini.
"Kalau dibuka, bukan hanya PDIP dan Polri yang bangkrut, tapi Jokowi juga bisa kebabaran. Kebabaran itu bisa bubar," tutur Andi.
Andi Arief untuk pertama kalinya bertemu Prabowo Subianto usai memnyindir 'Jenderal Kardus'. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Hasto sebelumnya meminta semua pihak untuk tidak berlebihan dalam menyikapi kasus perusakkan bendera Demokrat di Pekanbaru, Riau. Menurutnya tidak baik jika ada yang mendramatisasi.
"Sebaiknya seluruh pemimpin bijak. Jangan dramatisasi berbagai persoalan untuk mendapatkan efek elektoral. Laporkan kepada pihak yang berwajib. Itu langkah jauh lebih bijak," kata Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (18/12).
Hasto menegaskan hubungan antara PDIP dengan Partai Demokrat dalam keadaan baik. Dia justru menilai ada blunder yang dilakukan Wasekjen Demokrat Andi Arief.
"Ya, kalau kita lihat, Andi Arief itu sudah berulang kali membuat blunder ya, kenapa? Kita tidak mencampuri urusan partai lain. Yang membuat blunder kenapa didiamkan terus, apakah punya rahasia sesuatu kan kita juga enggak tau," kata Hasto.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kriistianto. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Andi Arief untuk pertama kalinya bertemu Prabowo Subianto usai memnyindir 'Jenderal Kardus'. (CNN Indonesia/Hesti Rika)