FOTO: Duka Akibat Tsunami Selat Sunda di Desa Sumberjaya

CNN Indonesia/Hesti Rika, CNN Indonesia | Senin, 24/12/2018 20:02 WIB

Banten, CNN Indonesia -- Banyak perahu dan kapal nelayan yang rusak akibat tsunami Selat Sunda pada akhir pekan lalu. Salah satunya yang tampak di Desa Sumberjaya, Sumur, Pandeglang.

Reruntuhan sisa tsunami di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Kapal di pinggir pantai Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. Kawasan ini menjadi salah satu pesisir Banten yang terhantam tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Banyak perahu dan kapal nelayan yang rusak akibat tsunami Selat Sunda pada akhir pekan lalu. Salah satunya yang tampak di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Alat berat diterjunkan guna membantu evakuasi reruntuhan sisa tsunami Selat Sunda di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Reruntuhan sisa tsunami di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). Selain pesisir Banten, tsunami Selat Sunda pun menghantam pesisir Lampung Selatan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Reruntuhan sisa tsunami di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Warga merapikan tabung-tabung gas di antara reruntuhan sisa tsunami di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). CNN Indonesia/Hesti Rika
Usai tsunami Selat Sunda yang menghantam pesisir Banten pada Sabtu (22/12) malam lalu, warga mengorek-korek mencari barang berharga mereka di antara reruntuhan rumah sisa tsunami di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). CNN Indonesia/Hesti Rika
Manequin-manequin tertumpuk di antara reruntuhan bangunan sisa tsunami Selat Sunda yang juga menghantam Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Senin (24/12). (CNN Indonesia/Hesti Rika)