Jemaat Gereja Turut Doakan Korban Tsunami saat Misa Natal

CNN Indonesia | Selasa, 25/12/2018 08:28 WIB
Jemaat Gereja Turut Doakan Korban Tsunami saat Misa Natal Misa ibadah di malam dan saat Natal turut mendoakan sejumlah penduduk yang terdampak dan menjadi korban tsunami Selat Sunda. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaksanaan misa ibadah di malam dan saat Natal di berbagai daerah di Indonesia berlangsung kondusif. Selain bersuka cita menyambut hari raya, mereka juga mendoakan sejumlah penduduk yang terdampak dan menjadi korban tsunami di Selat Sunda.

Di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, misa natal berlangsung kondusif. Menurut salah satu jemaat, Palakis Samudara mereka turut berdia agar terbebas dari bencana alam yang tidak diinginkan.

"Termasuk mendoakan daerah-daerah lain di Indonesia yang dilanda bencana alam, khususnya tsunami di Selat Sunda yang menimpa wilayah Banten dan Lampung Selatan," kata Palakis yang meruoakan jemaat gereja Katolik Santa Maria Bintang Kejora, Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, seperti dilansir Antara, Selasa (25/12).


Sedangkan pesta kembang api serta konvoi kendaraan bermotor mewarnai perayaan Natal di Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Selasa dini hari.

Sebelum pesta kembang api, situasi dan kondisi kota Ambon tampak lengang, karena warga Kristen berada di rumah untuk berdoa bersama keluarganya masing-masing sejak Senin (24/12) petang hingga malam. Mereka juga menghadiri ibadah persiapan menyambut kelahiran Yesus Kristus di gereja, paroki dan Kathedral.

Dentuman kembang api diselingi petasan terdengar silih berganti menandai sukacita umat Kristen menyambut peristiwa kelahiran Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dunia, terdengar di seluruh penjuru kota Ambon.

Pesta kembang api dan petasan yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut membuat angkasa di ibu kota provinsi Maluku tersebut dipenuhi kabut asap.

Ribuan warga tumpah ke jalan-jalan utama di Kota Ambon untuk merayakan sukacita dan kegembiraan Natal dengan menyalakan kembang api dan petasan.

Umat Nasrani di Kota Madiun, Jawa Timur diajak untuk merayakan Hari Raya Natal 2018 ini dengan cara yang sederhana di tengah keprihatinan bangsa atas bencana alam yang melanda wilayah Banten dan Lampung.

"Hari ini semua umat Nasrani berbahagia karena perayaan Natal atas lahirnya Yesus Kristus Sang Juru Selamat. Namun di tengah kebahagiaan ini, ada saudara-saudara kita di Banten dan Lampung yang sedang dilanda bencana. Jadi mari rayakan Natal dengan sederhana dan memberikan doa agar mereka bisa melalui masa sulit ini dengan baik," ujar Romo Paroki Gereja Katolik Santo Cornelius Madiun, Romo Alfonsus Boedi Prasetyo.

Pastor di Gereja Katolik Maria Ratu Para Rasul Pamekasan, Jawa Timur, Rama F.B. Deddy Sulistya, mengajak umat menjaga keharmonisan dan kedamaian untuk menghadirkan kasih di antara sesama.

"Bahwa sebenarnya di dalam keberagaman kita adalah satu. Karena dengan keberagaman kita diperkaya oleh Tuhan," kata Rama Deddy. (Antara/ayp)