Tsunami Selat Sunda, Tim Evakuasi Kawanan Penyu Terdampar

CNN Indonesia | Rabu, 26/12/2018 15:39 WIB
Tsunami Selat Sunda, Tim Evakuasi Kawanan Penyu Terdampar Foto ilustrasi. Kawanan penyu ikut terdampar saat tsunami di Selat Sunda. (Ye Aung THU / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Evakuasi korban tsunami Selat Sunda tak hanya diperuntukkan bagi manusia. Tim evakuasi juga ikut menyelamatkan sejumlah penyu yang ditemukan sedang terdampar akibat tsunami itu.

"Karena kita menemukan penyu yang terdampar oleh tsunami sehingga dievakuasi," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (26/12). 

Sutopo tak merinci jumlah penyu yang dievakuasi tim penyelamat. Namun dia memastikan penyu-penyu telah dikembalikan ke habitatnya.


"Dilepasliarkan ke laut, melalui Pantai Perak," tuturnya.
[Gambas:Instagram]
Sementara itu hingga Rabu (26/12) per pukul 13.00 WIB, jumlah korban meninggal tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung mencapai 430 orang dan 1.495 korban luka. Korban hilang yang tercatat sebanyak 159 orang.

Adapun jumlah korban yang masih mengungsi mencapai 21 ribu orang. Sutopo mengakui jumlah pengungsi terus mengalami kenaikan.

"Tambahan pengungsi karena adanya titik evakuasi yang berhasil ditata dan dilaporkan," kata Sutopo.

Proses evakuasi korban mengandalkan personel gabungan dari Basarnas, PMI, hingga TNI dan Polri. Sutopo mengatakan dalam operasi ini pihak TNI mengerahkan sekitar 1.835.

"Polri hampir 1.500 personel di wilayah Banten dan Lampung. Alat berat total dikerahkan 57 unit," ujar dia.

Untuk kebutuhan di lokasi bencana, Sutopo mengatakan tim yang bekerja masih sangat membutuhkan pasokan alat besar guna memperluas jangkauan.

Adapun terkait pengungsi, tim membutuhkan bahan kebutuhan sehari seperti makanan, pakaian layak, selimut, tenda, perlengkapan bayi, dan sebagainya. (fir/wis)