Beri Dukungan, Adik Gus Dur Kunjungi Ma'ruf Amin

CNN Indonesia | Senin, 31/12/2018 17:42 WIB
Beri Dukungan, Adik Gus Dur Kunjungi Ma'ruf Amin Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menerima kunjungan adik kandung Gus Dur, Lily Chodijah Wahid di kediamannya, Jakarta, 31 Desember 2018. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menerima kunjungan adik kandung mantan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Lily Chodijah Wahid, di kediamannya Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Senin (31/12) sore. Kunjungan ini merupakan silaturahmi sekaligus bentuk dukungan Lily pada Joko Widodo dan Ma'ruf dalam pemilihan presiden 2019.

"Dukungan saya pikir otomatislah. Itu enggak usah disebutkan karena kita nyambung, apapun juga ke-NU-an itu enggak bisa ditinggalkan untuk keluarga besar Nahdliyin," ujar Lily.


Sebagai mantan Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (NU), Ma'ruf dinilai kenal dekat dengan Lily dan keluarga besar Gus Dur lainnya. Lily meyakini suara NU sudah menyatu sepenuhnya untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu. 


"Kalau ada yang sempat lirik ke tempat lain itu wajarlah, namanya juga demokrasi. Tapi saya yakin kalau Nahdliyin sendiri akan terpusat keyakinannya untuk memilih pemimpin," katanya.

Sementara itu, Ma'ruf menyebut, dirinya sejak lama kerap bertemu dengan Lily. Bahkan, Lily beberapa kali berkunjung ke rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Sering ketemu di PBNU juga. Kalau ketemu cerita lucu-lucu mengenang masa lalu," kata Ma'ruf.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengaku sering menceritakan hal-hal lucu dengan Lily maupun Gus Dur. "Memang kalau di NU itu suka ger-ger-an, beda pendapat tapi menyelesaikan dengan ger-ger-an artinya sambil ketawa. Saya dengan beliau apalagi dengan Gus Dur memang sangat akrab dan dekat sekali," tuturnya.

Dalam pertemuan ini, keduanya juga membahas kaitan koperasi dengan ekonomi keumatan. Menurut Ma'ruf, Lily memiliki perhatian lebih pada isu ekonomi keumatan. Hal ini dinilai sesuai dengan konsep arus baru ekonomi Indonesia yang ia usung bersama Jokowi.

"Kebetulan saya juga dengan isu arus baru itu mendukung pemberdayaan ekonomi umat. Jadi ini nyambung, saya senang sekali dapat masukan sambil bedialog bagaimana membangun ekonomi keumatan sesuai UUD 1945," ucap Ma'ruf.

(ain/ain)