Anies Imbau Warga Jakarta Tak Nyalakan Kembang Api

CNN Indonesia | Senin, 31/12/2018 18:20 WIB
Anies meminta warga Jakarta yang merayakan malam pergantian tahun untuk memprioritaskan keselamatan. Dia mengimbau agar warga tak bermain kembang api. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau masyarakat Jakarta tidak menyalakan kembang api maupun petasan di perayaan malam pergantian tahun.

"Secara prinsip jangan gunakan kembang api, jangan menggunakan petasan demi keamanan juga keselamatan," kata Anies di kawasan Monas, Senin (31/12).

Anies meminta seluruh masyarakat Jakarta yang merayakan malam pergantian tahun untuk memprioritaskan keselamatan bersama. Karenanya, penggunaan kembang api maupun petasan sebisa mungkin dihindari.


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga mengimbau kepada masyarakat, termasuk aparat keamanan untuk memperingatkan masyarakat yang kedapatan menggunakan kembang api.

"Bila anda melihat ada orang yang melakukan sesuatu yang bisa membahayakan cegah, ingatkan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Yani Wahyu menyampaikan pihaknya telah menyiagakan 1.830 personel untuk membantu menjaga keamanan pada malam perayaan tahun baru. Personel tersebut disebar ke semua lokasi wisata di Jakarta.

"Kami mengerahkan 1.830 personel, sudah termasuk penyidik PNS," kata Yani di Balai Kota Jakarta.

Dari 1.830 personel tersebut, Yani menjelaskan ada 300 personel yang difokuskan untuk pengamanan di sekitar Jalan MH Thamrin. Sedangkan sisanya, akan berjaga di lokasi wisata.

Lebih dari itu,Yani juga mengimbau bagi para PKL yang berjualan di lokasi car free night mengikuti aturan yang berlaku. Ia menuturkan car free night hanya berlaku hingga pukul 01.00 WIB.

"Pembatasan waktu saya rasa tentu mereka kan mengikuti waktu perayaan, dong. Pembatasan wilayah ya mereka fokus tempat-tempat, di mana tempat tempat mereka bisa mengais rezeki," katanya.
(ugo/ugo)