KPU Resmi Tunjuk 6 Perusahaan Cetak Surat Suara Pemilu 2019

CNN Indonesia | Selasa, 08/01/2019 15:00 WIB
KPU Resmi Tunjuk 6 Perusahaan Cetak Surat Suara Pemilu 2019 Enam perusahaan akan mencetak 939.879.651 lembar mencakup surat suara pilpres, DPD, DPRD kota/kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menunjuk enam perusahaan pencetak surat suara Pemilihan Umum 2019. Penunjukan ini sudah melalui proses lelang dan proses sanggah pada Senin (7/1).

"Sampai jam 12.00 WIB [Senin (7/1)] tidak ada yang menyampaikan sanggahan. praktis enam perusahaan percetakan sudah lebih pasti, tinggal menunggu tanggal 8-10 Januari tanda tangan kontrak payung hukum antara LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) dan perusahaan," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid saat dikonfirmasi, Selasa (8/1).

Keenam perusahaan itu adalah PT Gramedia (Jakarta), PT Balai Pustaka (Jakarta), PT Aksara Grafika Pratama (Jakarta), PT Temprina Media Grafika (Jawa Timur), PT Puri Panca Pujibangun (Jawa Timur), dan PT Adi Perkasa Makassar (Sulawesi Selatan).

Pramono menyebut penunjukan enam perusahaan melalui proses lelang yang transparan dan akuntabel.


"Ini juga sudah dikawal lelang oleh BPK dan juga pendampingan dari KPK dan PPATK. Jadi tidak ada gratifikasi," tuturnya.

Enam perusahaan itu akan mencetak 939.879.651 lembar mencakup surat suara pilpres, DPD, DPRD kota/kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR.

Pramono mengatakan enam perusahaan ini bakal mulai melakukan pencetakan surat suara pada 16 Januari dan ditargetkan rampung pertengahan Maret mendatang.

"Pertengahan Januari diproduksi dan diharapkan sesuai jadwal enam puluh hari sudah selesai produksi dan distribusinya sampai tingkat kabupaten kota," ucapnya.

Masa pencoblosan Pemilu 2019 digelar 17 April. Pemilihan presiden 2019 dilakukan serentak berbarengan pemilihan legislatif 2019.
(dhf/gil)