Empat Tahun Diam, Jokowi akan Bantah Isu Dirinya PKI

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 22:20 WIB
Empat Tahun Diam, Jokowi akan Bantah Isu Dirinya PKI Capres nomor urut 01 Joko Widodo mengaku akan terus membantah soal isu PKI. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bakal mulai terus membantah isu yang menyebut bahwa dirinya adalah anggota ataupun keturunan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) saat bertemu dengan masyarakat. Jokowi mengaku selama empat tahun ini dirinya selalu diam dengan isu tersebut.

"Jelang [tahun] politik, isinya yang namanya media sosial kita lihat fitnah, hoaks, kabar bohong. Coba bapak ibu buka saja di medsos, presiden Jokowi itu PKI, iya. Saya empat tahun digitukan diam saja, sekarang saya mau ngomong. Boleh kan?" kata Jokowi saat penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat, di Gedung Serbaguna Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/1).

Jokowi merasa heran dirinya dituduh bagian dari PKI. Padahal, kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu PKI telah dibubarkan sekitar tahun 1965-1966, sementara dirinya lahir tahun 1961. Menurut dia, tak masuk akal bila diusianya yang baru 4 tahun sudah mengenal PKI.


"Masa Pak Jokowi PKI. PKI itu dibubarkan tahun 1965-1966. Saya lahir tahun 1961. Berati umur saya baru 4 tahun, ada PKI balita?" ujar calon presiden nomor 01 itu.

Lebih lanjut, kata Jokowi dirinya juga kerap disebut keturunan PKI. Menurut dia, banyak di media sosial yang menyebut bahwa orang tuanya hingga kakek dan neneknya adalah anggota partai yang berdiri di masa kolonial Belanda itu.

Jokowi membantah hal tersebut. Menurutnya isu bahwa keluarganya bagian dari PKI mudah terbantahkan dengan melihat asal-usul keluarga yang tinggal di Solo.

Dia menyatakan perlu menjawab kabar bohong dirinya bagian dari PKI lantaran, berdasarkan hasil survei, sekitar 9 juta orang percaya isu tersebut.

"Saya jawab ini, kenapa saya jawab, karena di survei 9 juta orang percaya itu. Waduh saya kaget juga. Saya harus jawab ini," ujarnya.

Jokowi pun lantas menampilkan sebuah foto yang memperlihatkan pria mirip dirinya berdiri di dekat mimbar saat Ketua CC PKI DN Aidit menyampaikan pidato pada Pemilu 1955. Jokowi heran dengan orang yang mengedit foto dengan menempatkan dirinya di dekat mimbar saat Aidit berpidato.

"Lho kok saya ada di dekatnya? Coba rekayasa seperti ini saya harus ngomong, bahaya kalau percaya," kata dia.

Isu Jokowi bagian dari maupun keturunan PKI mulai mencuat ketika Pilpres 2014. Salah satu yang memainkan isu tersebut adalah tabloid Obor Rakyat. Isu itu kini masih digarap meski para pentolan Obor Rakyat sudah dinyatakan bersalah dan dipenjara.

(fra/arh)