Jokowi soal Setop Pidato Sesaat: Ada Azan, Masa Enggak Dengar

fra, CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 17:24 WIB
Jokowi soal Setop Pidato Sesaat: Ada Azan, Masa Enggak Dengar Presiden Jokowi memutuskan berhenti sejenak memberi sambutan acara HUT PDIP setelah mendengar azan zuhur berkumandang. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dirinya memutuskan berhenti sejenak saat memberikan sambutan dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), karena mendengar suara Azan. Ketika Jokowi memberikan pidato waktu menunjukkan pukul 12.03 WIB atau masuk Salat Zuhur.

"Tadi, kan, ada azan, azan Zuhur. Masa enggak dengar," kata Jokowi singkat saat ditanya alasan dirinya berhenti sejenak, di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1).

Mengawali sambutan dalam HUT PDIP tadi, Jokowi menyapa Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kemudian Jokowi melanjutkan menyapa Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz.


"Yang saya hormati, yang kita banggakan bersama presiden ke-5 ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri, yang saya hormati wakil presiden Jusuf Kalla. Yang saya hormati bapak Try Sutrisno wakil presiden keenam RI, yang saya hormati bapak Hamzah Haz wakil presiden kesembilan RI," kata Jokowi.

Tiba-tiba Jokowi menghentikan sambutannya. Calon presiden nomor 01 itu terdiam sambil berdiri di mimbar yang ada di atas panggung.

Mantan wali kota Solo itu berhenti sejenak sekitar 2 menit 57 detik. Jokowi kemudian kembali melanjutkan menyapa satu per satu tamu yang datang, termasuk menyapa calon wakil presiden nomor 01 Ma'ruf Amin.

Saat Jokowi menyapa Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, lagi-lagi kader PDIP yang hadir di acara HUT menyoraki. PAN adalah partai di luar koalisi pengusung Jokowi di Pilpres 2019.

Mantan gubernur DKI Jakarta lantas menyapa Ketua DPR Bambang Soesatyo, para menteri Kabinet Kerja, sejumlah Ketua Umum partai politik yang hadir, dan para tokoh masyarakat.

Dalam HUT PDIP, Jokowi menyampaikan sejumlah hal. Salah satunya dia memuji sosok Megawati di hadapan para kader PDIP.

Jokowi menyatakan Megawati merupakan sosok yang telah dan terus menginspirasi seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu. Dia menyatakan bahwa pemikiran, ucapan, dan tindakan Megawati selalu membekas dalam diri para kader.

"Keberaniannya, ketulusannya, konsistensinya selalu menjadi teladan bagi kita semuanya, seluruh kader PDIP," ujarnya.

PDIP, kata Jokowi, bersyukur memiliki sosok Megawati. Menurut Jokowi, putri Presiden pertama Indonesia Sukarno itu adalah sosok yang keyakinan ideologi dan politiknya sangat kuat.

Megawati juga disebut memiliki keyakinan Pancasila yang sangat kuat.

"Figur yang keyakinan ideologinya sangat kuat, figur yang keyakinan politiknya sangat kuat, figur yang punya keyakinan Pancasila sangat sangat sangat kuat," kata Jokowi. (wis)