Jokowi Minta Perangkat Desa Tak Demo di Istana

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 12:18 WIB
Jokowi Minta Perangkat Desa Tak Demo di Istana Presiden Jokowi meminta para perangkat desa yang datang ke Jakarta untuk membatalkan niatnya berdemo di depan istana negara. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo meminta ribuan perangkat desa yang berkumpul di Istora Senayan, untuk mengurungkan niatnya menggelar demo di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (14/1). Hal tersebut disampaikan Jokowi langsung di hadapan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia.

Jokowi mengaku dirinya semalam mendapat laporan bahwa para perangkat desa dari sejumlah daerah di Indonesia akan demo di depan Istana.

"Itu yang saya dengar, sehingga tadi malam saya sampaikan, katanya mau demo di depan Istana, enggak usah, ini musimnya sudah hujan," kata Jokowi kepada para perangkat desa yang hadir di Istora Senayan.



Jokowi mengatakan langsung menyampaikan kepada jajaranya bahwa dirinya yang akan menerima para perangkat desa tersebut. Menurut Jokowi, acara di Istora Senayan ini dadakan karena keinginan dirinya bertemu para perangkat desa.

"Jadi saya sampaikan sudahlah kita terima, saya yang terima sendiri, presiden yang terima sendiri tapi di Istora Senayan saja. Sehingga tadi acara pagi ini adalah acara yang sangat dadakan," ujarnya.

Dalam acara di Istora Senayan ini, Jokowi menyampaikan sejumlah hal, mulai dari dana desa yang terus meningkat setiap tahun, pengangkatan perangkat desa setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan IIA, hingga mendaftarkan perangkat desa di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).


Mantan gubernur DKI Jakarta itu lantas meminta para perangkat desa yang hadir untuk membatalkan rencana demo di depan Istana Negara. Calon presiden nomor 01 itu meminta ribuan perangkat desa kembali ke daerahnya masing-masing.

"Jadi setelah kita bertemu di sini bapak, ibu saudara-saudara sekalian tidak usah demo di depan Istana. Saya rasa itu yg bisa saya sampaikan," kata dia.

"Sebelum itu, saya ingin sampaikan, marilah kita semua kembali ke daerah masing-masing. Kita berdoa semoga selamat sampai tujuan," ujar Jokowi yang disambut riuh perangkat desa.

Saat di awal sambutan Jokowi sempat diprotes ribuan perangkat desa. Sebabnya adalah Jokowi salah membacakan nama organisasi perangkat desa yang hadir di Istora Senayan. Jokowi awalnya menyebutkan Perkumpulan Perangkat Desa Indonesia.

"Yang saya hormati perkumpulan perangkat desa Indonesia," kata Jokowi. Sontak para perangkat desa yang hadir berseru. Mereka menyatakan yang benar adalah 'persatuan' bukan 'perkumpulan'.


"Di sini (sambil menunjuk kertas) di tulis perkumpulan. Saya revisi, persatuan perangkat desa Indonesia yang dalam hal ini diketuai oleh bapak Mujito," ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan.

Salah satu perangkat desa, Edi (29), yang merupakan Bendahara Desa Kertosari, Kecamatan Jumo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengakui bahwa pihaknya berencana menggelar demo di depan Istana.

Namun, kata Edi, saat tiba di Masjid Istiqlal, pihaknya mendapat informasi bahwa acara dialihkan ke Istora Senayan untuk bertemu Jokowi.

Edi menyatakan ada sekitar 25 bus yang membawa perangkat desa dari wilayah Kabupaten Temanggung. Setelah mendapat kepastian dari Jokowi, dirinya bersama para perangkat desa yang lain akan kembali pulang ke daerah masing-masing.

"Kita langsung pulang setelah ini. Enggak jadi demo di depan Istana," kata Edi.

(fra/ain)