Didatangi Dai Aceh, Jokowi-Ma'ruf Siap Tes Baca Alquran

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 16:55 WIB
Didatangi Dai Aceh, Jokowi-Ma'ruf Siap Tes Baca Alquran Ikatan Dai Aceh di Posko Cemara. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- TKN Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyatakan kesiapan pasangan calon nomor urut 01 itu untuk mengikuti tes membaca Alquran yang diselenggarakan oleh Ikatan Dai Aceh (IDA).

Hal itu disampaikan Wakil Direktur Saksi TKN Muhammad Lukman Edy usai pihaknya menerima kedatangan IDA di Posko TKN Jokowi-Maruf di Jalan Cemara, Jakarta, Senin (14/1). Lukman menyatakan kesiapan itu akan disampaikan lewat surat resmi yang segera dikirim ke IDA.

"Kami siap bersedia untuk mengikuti tes baca Alquran yang diinisiasi oleh Ikatan Dai Aceh," ujar Lukman di Posko Cemara, Jakarta.

Lukman menuturkan kesediaan Jokowi-Ma'ruf mengikuti tes baca Alquran merupakan bentuk apresiasi terhadap keinginan dan kearifan masyarakat Aceh dalam memilih kapasitas capres dan cawapres.


Ia berkata inisiatif serupa juga disampaikan masyarakat Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Namun, usulan dari masyarakat Sumbar itu akan ditindaklanjuti jika TKN menerima permintaan resmi.

Meski siap mengikuti tes baca Alquran, Lukman meminta IDA pun menyesuaikan dengan jadwal resmi Jokowi-Ma'ruf. Sebab, Jokowi-Maruf juga memiliki agenda lain yang sudah direncanakan sejak beberapa waktu lalu.

"Atau dengan teknis yang lain," ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua IDA Tgk Marsyuddin Ishak berterima kasih kepada TKN Jokowi-Maruf telah menerima kehadiran pihaknya. Ia menjelaskan kedatangannya untuk meminta tanggapan atas surat resmi tes baca Alquran yang telah dikirim ke kedua pasangan calon beberapa waktu lalu.

"Kami datang jauh-jauh dari Aceh ke Jakarta untuk meminta tanggapan resmi dari kedua pasangan calon yang tempo hari telah kita surati untuk hadir ke Aceh melakukan uji tes kemampuan baca Alquran," ujar Marsyuddin.

Marsyuddin mengaku sudah mendapat jawaban informal bahwa Jokowi-Maruf telah bersedia mengikuti tes baca Alquran di Aceh. Namun, ia tetap menunggu surat resmi dari TKN untuk kemudian dipublikasikan kepada masyarakat Aceh dan umat Muslim di Aceh.

Terkait dengan tempat, Marsyuddin kembali menyampaikan akan digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Sementara, waktu tes, kata dia, akan menyesuaikan dengan jadwal para calon.

Adapun teknis, ia juga menyampaikan akan dibahas lebih lanjut.

"Karena kita maklumi kedua capres ini memiliki kesibukan yang sangat padat," ujarnya.

Selanjutnya, Marsyuddin menuturkan membaca Surat Al-Fatihah menjadi salah satu materi yang dites kepada para calon. Ia juga menyebut kemampuan membaca surat pendek akan diujikan kepada para calon.

"Namun demikian kami masih membuka peluang wacana-wacana lain, surat-surat lain dari beberapa tokoh, ulama yang mungkin akan kita musyawarahkan di kemudian hari," ujarnya.

Di sisi lain, Marsyuddin menegaskan pihaknya enggan berandai-andai soal keikutsertaan kedua pasangan calon. Sebab, hingga hari ini pihaknya belum menerima jawaban resmi dari kedua pihak.

Ia berkata pihaknya menunggu jawaban resmi hingga akhir bulan Januari 2019. Sebelum ke markas TKN, pagi tadi Marsyuddin menyambangi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga.

"Tadi dari pihak 02 di BPN ini akan dimusyawarahkan kembali. Nanti hasilnya akan disurati ke kami jawabannya. Jadi dalam hal ini kami tidak mau berandai-andai, kami tunggu dulu," ujar Marsyuddin.

Lebih dari itu, ia menyampaikan masyarakat Aceh menilai kemampuan baca Alquran merupakan hal yang sangat penting bagi pemimpin. Sehingga, ia berkata, hal itu menjadi salah satu kriteria bagi masyarakat Aceh untuk menentukan pemimpin.

"Bagi kami Muslim, kemampuan baca Alquran ada sisi pentingnya," ujar dia. (jps/kid)