Prabowo Subianto: Jangan-jangan 10 Tahun Lagi Sudah Mati Kita

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 20:26 WIB
Prabowo Subianto: Jangan-jangan 10 Tahun Lagi Sudah Mati Kita Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center (JCC), Senin malam (14/1). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku kerap mendengar bahwa bangsa Indonesia jangan pesimistis. Bangsa Indonesia menurut yang ia dengar harus optimistis karena akan bertahan 1.000 tahun lagi.

Namun demikian, Prabowo mengaku ragu dengan optimisme tersebut. Pasalnya hingga hari ini ia masih menyaksikan negara tidak mampu membayar rumah sakit untuk warganya, tidak mampu menjamin makan rakyatnya dan tidak membela petani, nelayan, dan juga tentara.

"Bisa bertahan 1000 tahun? Jangan-jangan 10 tahun lagi sudah mati kita," kata Prabowo saat pidato 'Indonesia Menang'di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (14/1).



Tak hanya itu, Prabowo juga ragu dengan optimisme yang mengatakan Indonesia bisa bertahan 1.000 tahun lagi di saat kondisi negara yang cadangan berasnya hanya bisa bertahan selama tiga minggu.

"Saudara-saudara apakah ini negara yang kuat yang bisa langgeng?" tanya Prabowo.

Lebih dari itu, Prabowo juga mengutip pengakuan Menteri Pertahanan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang menyatakan jika Indonesia dihadapkan dengan perang, maka tak akan bertahan lebih dari tiga hari.

"Karena peluru kita hanya bertahan 3 hari. Ini bukan saya yang katakan, tapi Menteri Pertahanan dari pemerintahan sekarang, beliau ingin hal ini diketahui rakyat Indonesia," tegas Prabowo.


Mantan Danjen Kopassus ini juga mengingatkan banwa persaingan antar bangsa begitu keras. Tiap bangsa menurut dia memiliki permasalahannya sendiri. Untuk kita Prabowo mengatakan jangan berharap bangsa lain akan merasa kasihan dengan Indonesia.

Prabowo kemudian mengutip sejarawan Yunani Thucydides yang menegaskan yang kuat akan berbuat apa yang dia mampu, sementara yang lemah akan menderita apa yang dia harus derita.

"Indonesia harus kuat, harus kokoh, harus bisa berdiri di atas kaki kita sendiri," ujar Prabowo.

(tst/DAL)