Gerindra Tak Takut Isu Penculikan Aktivis Diungkit di Debat

CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 22:52 WIB
Gerindra Tak Takut Isu Penculikan Aktivis Diungkit di Debat Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa tak khawatir isu dugaan pelanggaran HAM oleh Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dibahas di debat Pilpres perdana. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa mengaku tidak khawatir isu dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto pada 1998 dibahas di debat pemilihan presiden perdana.

Desmond bahkan mengatakan bahwa isu terkait penculikan dan penghilangan paksa aktivis Orde Baru itu justru akan menguntungkan kubunya.

"98 sebenarnya posisi hari ini lebih menguntungkan Prabowo dari petahana," ujar Desmond di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (15/1).
Menurut dia, Prabowo sebenarnya berani mengungkap kepada publik terkait peristiwa 1998, seperti yang ia lakukan dalam debat Pilpres 2014 silam. Saat itu, Jusuf Kalla yang masih menjadi calon wapres sempat mengungkit peristiwa tersebut.


"Pada saat debat lalu inget enggak JK ungkit tentang kasus penculikan, Prabowo cuma bilang, 'Apakah kita harus bongkar di sini? Siap kita bongkar di sini?' Habis itu JK tidak melanjutkan lagi pertanyaannya ke Prabowo," ujar dia.

Desmond mengatakan aktor utama yang bertanggung jawab atas peristiwa 1998 kini berada di pemerintahan Jokowi. Ia menyebut nama Menko Polhukam Wiranto yang saat 1998 menjabat sebagai Panglima ABRI.

"Ada semua orang di sana. Jadi kalau mau bicara pemahaman tentang sistem komando yang bertanggung jawab tentang kasus yang lalu, ya bukan Prabowo, tapi Wiranto," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR itu.
Lebih lanjut, Desmond juga yakin wacana peristiwa pelanggaran HAM masa lalu tak akan menggerus elektabilitas Prabowo. Ia bahkan menantang pemerintah untuk menjalankan proses penegakan hukum jika Prabowo membuka kasus pelanggaran HAM masa lalu.

"Kalau dibuka semua oleh Prabowo, pemerintah bisa jalankan atau tidak? Mau jalankan proses penegakan hukumnya enggak? Karena yang berdampak luas dan ketegasan Jokowi untuk hadapkan orang-orang yang hari ini ada di lingkaran dia para pensiunan jenderal masa lalu," tutur Desmond.

Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebutkan kubu Prabowo-Sandiaga memiliki masalah terkait HAM. Ia berkata Prabowo diduga terlibat dalam pelanggaran HAM dan penghilangan orang. (sah/has)