Pasok 15 Kg Sabu ke Tanjungbalai, WN Malaysia Ditembak Mati

CNN Indonesia | Rabu, 16/01/2019 13:38 WIB
Pasok 15 Kg Sabu ke Tanjungbalai, WN Malaysia Ditembak Mati Ilustrasi narkoba. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Medan, CNN Indonesia -- Polres Tanjungbalai, Medan, Sumatera Utara, menembak mati dua orang tersangka penyelundupan narkoba di mana satu di antaranya merupakan warga negara Malaysia. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 15 kilogram.

Kapolres Tanjungbalai Ajun Komisaris Besar Irfan Rifai mengatakan kedua tersangka yang ditembak mati masing-masing Rus alias TT (40) warga Kota Tanjungbalai dan Zul alias Acong (35) warga negara Malaysia.

"Keduanya melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri. Kemudian polisi melepas tembakan peringatan. Namun diabaikan. Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur," ujar Irfan, Rabu (16/1).

Dia mengatakan penyergapan kedua tersangka berdasar hasil penyelidikan dari Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba yang telah mendapat informasi dari masyarakat soal peredaran narkoba di Tanjungbalai. 


"Setelah kita selidiki dan dengan informasi yang cukup, maka kita langsung melakukan operasi penangkapan di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pulau Buaya, Kecamatan Teluk Nibung," kata Irfan. 

Menurut dia, tersangka membawa barang haram itu dari Malaysia. Kemudian masuk melalui pelabuhan tikus di wilayah Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. Polisi menangkap keduanya saat berupaya melarikan diri dengan dua sepeda motor. 

"Keduanya berhasil diringkus. Dari hasil dari interogasi, keduanya mendapat sabu-sabu dari seorang laki-laki berinisial PJ. Tersangka Zul membawa sabu itu lewat jalur laut," ucapnya.

Zul tak sendiri, dia berlayar dengan dua orang lainnya berinisial UD dan AG menuju Tanjungbalai. Mereka tiba di perairan Tanjungbalai pada Rabu sekitar pukul 03.30 WIB. Begitu tiba, Zul sudah ditunggu oleh rekannya Rus. 

"Mereka kemudian bergerak menggunakan sepeda motor dan diringkus polisi. Tim kemudian melakukan pengembangan. Namun saat dalam perjalanan, keduanya berupaya melarikan diri," ujarnya.

Polisi sudah melepas tembakan peringatan. Namun diabaikan. Petugas kemudian memberikan tindakan tegas terukur. Kedua tersangka tersungkur. Sempat dilarikan ke rumah sakit, sayangnya mereka meninggal dunia dalam perjalanan. 

"Dari tangan tersangka polisi menyita 15 bungkus teh Tiongkok berisi sabu seberat 15 kilogram, 2 sepeda motor dan tas yang digunakan untuk membawa sabu. Saat ini polisi tengah melakukan pengembangan untuk menangkap tersangka lainnya," ujar dia. (fnr/dea)