Molor dari Target, Revitalisasi Tiga JPO dalam Tahap Akhir

CNN Indonesia | Minggu, 20/01/2019 20:46 WIB
Molor dari Target, Revitalisasi Tiga JPO dalam Tahap Akhir JPO GBK yang berada di jalan Jendral Sudirman, Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Target penyelesaian proyek revitalisasi tiga jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Sudirman, Jakarta, meleset dari target yang telah ditetapkan sebelumnya pada 31 Desember 2018 lalu.

Tiga JPO yang direvitalisasi tersebut adalah JPO Bundaran Senayan, JPO Gelora Bung Karno (GBK), dan JPO Polda Metro Jaya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho, hingga kini masih belum bisa memastikan kapan ketiga JPO tersebut akan mulai difungsikan. "Nanti dikabari," kata Hari saat dikonfirmasi, Minggu (20/1).


Hari menjelaskan,  pengerjaan JPO Bundaran Senayan saat ini telah masuk dalam tahap penyelesaian akhir atau finishing. Saat ini tengah dilakukan pengecekan di seluruh bagian sekaligus membersihkan material sisa-sisa pembangunan.

Pengecekan seluruh bagian tersebut, menurut Hari, dilakukan untuk memastikan JPO aman digunakan oleh masyarakat sebelum akhirnya difungsikan.

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan bisa digunakan oleh masyarakat," ujar Hari.

Sedangkan untuk JPO GBK, dikatakan Hari, kini tengah dilakukan proses pemasangan atap dan melengkapi berbagai keperluan, salah satunya aliran listrik untuk penerangan.

"Pemasangan atap pada konstruksi cincin pulir sedikit berbeda penanganan dari atap JPO lainnya, diharapkan akhir bulan Januari ini sudah bisa difungsikan," tutur Hari.

Kemudian untuk JPO Polda Metro Jaya diperkirakan masih akan butuh waktu pengerjaan yang lebih lama. Hari memprediksi, JPO Polda Metro Jaya baru akan selesai pada akhir Februari.

"Untuk JPO Polda membutuhkan waktu lebih dibanding dua JPO lainnya," kata Hari. Pasalnya, perlu penambahan gelagar (konstruksi baja) di sisi barat dan sisi timur JPO tersebut.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak bisa merampungkan revitalisasi tiga jembatan penyeberangan orang (JPO) senilai Rp56 miliar tepat waktu. Kendala teknis menjadi alasan molornya revitalisasi ketiga JPO.

"Ditargetkan selesai di bulan Desember. Yang dua ada kendala teknis soal penyelesaian besi-besinya," kata Anies saat ditemui di Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (2/1).

Proyek revitalisasi tiga JPO tersebut diketahui memakan biaya sebesar Rp56 miliar. Rinciannya, sebesar Rp19,36 miliar untuk JPO Polda Metro Jaya, Rp18,47 miliar untuk JPO Gelora Bung Karno, dan Rp17,39 miliar untuk JPO Bundaran Senayan. Serta ada tambahan Rp1 miliar untuk biaya konsultasi ahli. (dis/asr)