PKS Bawa Tiga Kandidat Wagub DKI Sowan ke Fraksi PAN-Demokrat

CNN Indonesia | Selasa, 22/01/2019 17:03 WIB
Ketua Fraksi Demokrat, Taufiqurrahman berharap wagub terpilih bisa menjalin komunikasi yang baik dengan anggota dewan dan warga DKI Jakarta. Ketiga kandidat wagub DKI yang diusung PKS yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu melakukan silaturahmi ke Fraksi Demokrat-PAN di Gedung DPRD DKI, Selasa (22/1). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD DKI mengajak tiga kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diusungnya bersilaturahim ke Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI, Selasa (22/1). Silaturahim dilakukan sebagai rangkaian dari silaturahim tiga kandidat ke seluruh fraksi di DPRD DKI.

Dalam silaturahim hadir ketiganya yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto serta Ahmad Syaikhu. Selain itu juga turut hadir anggota fraksi PKS Achmad Yani, Ketua Fraksi Demokrat-PAN Taufiqurrahman, serta jajaran anggota fraksi Demokrat-PAN lainnya.

"Di sini selain silaturahim, kalau dalam pertemuan itu kita memiliki komitmen sama agar untuk DKI ini memberikan perhatian serius untuk membantu gubernur," kata Yani usai pertemuan di Gedung DPRD DKI, Selasa (22/1).



Yani mengatakan, dengan silaturahim ini diharapkan nantinya fraksi Demokrat-PAN bisa mendukung wagub PKS yang nantinya diajukan ke DPRD DKI. Yani menuturkan ketiga kandidat calon wagub yang diusung tersebut merupakan kader terbaik PKS. Ia pun mengklaim ketiganya siap untuk menghadapi proses pemilihan yang nantinya dilakukan oleh seluruh anggota DPRD DKI.

"Yang tidak terpilih juga di belakang itu mereka akan siap membantu gubernur terpilih," ujarnya.

Kendati demikian, dalam pertemuan itu tak seluruh anggota fraksi Demokrat-PAN hadir. Menurut Taufiqurrahman selaku ketua fraksi, hal itu dikarenakan saat ini seluruh anggota dewan sedang dalam masa reses.

PKS bawa Tiga Kandidat Wagub DKI Sowan ke Fraksi PAN-DemokratAhmad Syaikhu, salah satu kandidat wagub DKI dari PKS. (Detikcom/Dikhy Sasra)


Meski begitu, ia menyebut apa saja yang dibahas dalam silaturahim tersebut nantinya akan disampaikan kepada seluruh anggota fraksi. Taufiqurrahman menuturkan siapa pun nanti wagub yang terpilih, diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi Jakarta.

"Kita berharap siapapun wagub yang terpilih nanti benar-benar bisa memberikan kontribusi bagi rakyat Jakarta," ucap Taufiqurrahman.


Lebih dari itu, Taufiqurrahman berharap nantinya wagub yang terpilih bisa menjalin komunikasi yang baik dengan anggota dewan dan rakyat Jakarta.

"Tadi saya pesannya begini, kalau udah jadi wakil gubernur jangan elitis ya, kalau telepon diangkat ya, jangan sampai ntar saya yang anggota dewan aja, ketua fraksi enggak diangkat apalagi rakyat kan begitu, itu pesan khusus saya," tuturnya.

Sebelumnya, PKS dan Gerindra bersepakat untuk menetapkan target penyerahan nama calon wakil gubernur DKI Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 11 Februari.

PKS bawa Tiga Kandidat Wagub DKI Sowan ke Fraksi PAN-DemokratAbdurrahman Suhaimi (kiri), kandidat wagub DKI Jakarta dari PKS. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)


"Target proses pengajuan dua nama Calon Wakil Gubernur sangat diharapkan sudah dikirimkan kepada Gubernur DKI Jakarta pada hari Senin tanggal 11 Februari 2019," kata Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/1).

Nantinya, ketiga nama kandidat calon wagub DKI akan melalui proses uji kelayakan dan kepatutan untuk dikerucutkan menjadi dua nama.


Untuk tim fit and proper test, PKS telah mengajukan dua nama yakni Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) Eko Prasodjo dan pengajar Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun. Sedangkan dari pihak Gerindra mengajukan tim penguji yakni Wakil Ketua DPD DKI Jakarta Gerindra Syarif dan peneliti senior LIPI Siti Zuhro.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya pernah menyatakan dirinya menginginkan sosok penurut untuk mengisi posisi wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. Ia menginginkan wakil gubernur baru harus mampu menerapkan visi dan misi yang telah dicanangkan sejak masa kampanye.

"Tidak bawa agenda sendiri, tapi mengikuti agenda yang sudah ditetapkan oleh gubernur dan ada di RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah) kita. Selebihnya taat pada gubernur karena memang fungsinya mendukung," kata Anies saat ditemui di Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (3/1).

(dis/ain)