Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengatakan pembatalan pertemuan disampaikan oleh pihak Gerindra pada Minggu (13/1) sore.
"Betul (pertemuan batal)," kata Syakir saat dikonfirmasi, Senin (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, menurut Syakir, jika pertemuan sore ini bisa terlaksana dan diharapkan nama calon wagub bisa diserahkan pada 25 Januari mendatang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Lebih dari itu, Syakir berharap ke depannya Gerindra bisa berkomitmen dengan timeline atau rencana kerja yang telah disepakati untuk pelaksanaan fit and proper test bagi calon wagub DKI.
"Ya semoga setelah ini masing-masing bisa komit dengan target waktu dan timeline yang sudah ditentukan, pengennya begitu sudah disusun, kita memprioritaskan tanggal dan waktu yang sudah disepakati," tuturnya.
Untuk rencana pertemuan selanjutnya, kata Syarif, akan segera dikomunikasikan lagi dengan pihak Gerindra.
Sampai saat ini kursi wakil gubernur DKI Jakarta masih kekosongan sejak Sandiaga Uno memutuskan maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.
PKS sendiri telah mengajukan tiga nama untuk mengisi kekosongan tersebut yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto, dan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.
Kemudian, PKS dan Gerindra masing-masing juga telah membentuk tim panelis yang nantinya akan melakukan fit and proper test kepada seluruh calon wagub.
Tim panelis dari PKS yakni Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) Eko Prasodjo dan pengajar Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun dari tim PKS. Sedangkan tim panelis dari pihak Gerindra yakni Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Syarif dan peneliti senior LIPI Siti Zuhro.