Sebut Prabowo Bohong, Erick Thohir Dilaporkan ke Bawaslu

CNN Indonesia | Kamis, 31/01/2019 17:53 WIB
Sebut Prabowo Bohong, Erick Thohir Dilaporkan ke Bawaslu Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf dilaporkan ke Bawaslu karena tuding Prabowo-Sandi bohong. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI karena menyebut pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno selalu mengangkat kebohongan.

Sekelompok orang yang menamakan Tim Advokat Indonesia Bergerak (TAIB) menyebut Erick telah menghina Prabowo-Sandi.

"Pernyataan Pak Erick tersebut tentu saja harus dikoreksi dan harus dimintai pertanggungjawaban karena sangat tidak benar dan merupakan fitnah jika menyatakan paslon nomor 02 yang diangkat selalu kebohongan," kata Raka Gani Bisani selaku pelapor dan anggota TAIB saat ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (31/1).



Raka menjelaskan pernyataan Erick itu dinyatakan pada 26 Januari 2019 dan telah dikutip sejumlah media massa. Erick menyebut Prabowo-Sandi selalu mengangkat isu kebohongan.

Erick menyebut Prabowo-Sandi selalu angkat isu kebbohongan di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Erick menyebut beberapa contoh, seperti saat kasus hoaks Ratna Sarumpaet dan kasus hoaks tujuh kontainer surat suara tercoblos dari China.

"Saya kira apa yg disampaikan Erick Thohir dalam hal ini bisa menimbulkan kegaduhan apalagi kita sama-sama berkomitmen dalam hal ini untuk menjaga agar pemilu ini damai," tuturnya.


TAIB membawa tangkapan layar beberapa media massa yang mencuplik pernyataan Erick itu. Erick dilaporkan melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf c Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 juncto Pasal 521 uruf c Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017.

Pasal 280 mengatur tim kampanye tidak boleh menyinggung SARA ataupun kandidat lain. Sementara pasal 521 menyebut pelanggar pasal 280 diancam hukuman dua tahun penjara dan denda Rp24 juta.

(dhf/DAL)