Jokowi Minta Forum Alumni Jatim Perangi 'Propaganda Rusia'

frd & Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 02/02/2019 21:44 WIB
Jokowi Minta Forum Alumni Jatim Perangi 'Propaganda Rusia' Presiden Joko Widodo meminta alumni perguruan tinggi di Jatim membantunya memberantas hoaks. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/)
Surabaya, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019 meminta pada para kaum intelektual jebolan kampus-kampus di Jawa Timur untuk membantunya menangkir fitnah dan hoaks.

Pernyataan ini ia sampaikan saat menghadiri deklarasi sejumlah alumni universitas dan perguruan tinggi Jawa Timur, yang menamakan diri sebagai Forum Alumni Jatim #01, di Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (2/2) siang.

Deklarasi ini dihadiri di antaranya oleh alumni dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Jember (UNEJ), UPN Veteran Jawa Timur, dan alumni dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah lain di Jawa Timur.


"Saya merasa yang ada di hadapan saya ini intelektual, karena memang lulusan perguruan tinggi ternama, oleh sebab itu saya mengajak kita ini baru berhadapan dengan yang namanya banyaknya fitnah, banyaknya hoaks, banyaknya kabar bohong di media sosial," kata Jokowi.


Ia pun meminta kepada para alumni untuk memberikan pendidikan dan edukasi kepada masyarakat, agar cara berpolitik bisa dibawa ke cara berpolitik yang lebih beretika.

"Apa yang ingin saya sampaikan, bahwa cara-cara berpolitik, kita harus mendidik, memberikan edukasi cara politik yang penuh etika, cara politik tata krama, keadaban, dan sopan santun," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi juga menginginkan para alumni tersebut untuk bisa meluruskan sebuah fitnah dan hoaks bernama Propaganda Rusia, yang disebutnya diluncurkan pihak tertentu.

"Masalahnya adalah, ada tim sukses yang menyiapkan sebuah propaganda, yang namanya propaganda Rusia, yang setiap saat selalu mengeluarkan semburan fitnah, semburan dusta, semburan hoaks, ini yang harus segera diluruskan oleh bapak ibu sekalian sebagai intelektual," katanya.


Capres petahana ini optimis para alumni yang sebagian besar berasal dari arek-arek Suroboyo itu berani untuk menumpas hal yang menurutnya sebuah ketidakbenaran tersebut, dan langsung meluruskannya ke masyarakat.

"Saya meyakini arek-arek Suroboyo, arek-arek Jawa Timur itu mesti wani, pasti wani, oleh sebab itu saya ingin agar kita semua ini door to door, dari desa ke desa, menyampaikan mana yang benar, mana yang tidak benar," kata Jokowi.

Sementara itu, salah satu panitia deklarasi Nadia Bafaqih mengatakan, Forum Alumni Jawa Timur #01 siap turun ke lapangan, mengetuk pintu demi pintu, untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 17 April mendatang.

Menurut Nadia, kepemimpinan Jokowi di periode pertamanya sudah terbukti nyata. Maka tak ada alasan untuk tak memberikan dukungan kepada alumnus Universitas Gajah Mada tersebut di periode keduanya.

"Kami, para pewaris semangat kepahlawanan, akan bersama pemimpin yang ikhlas bekerja keras tanpa pamrih, berjuang tanpa henti membebaskan rakyat Indonesia dari kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan, serta berani melindungi kedaulatan Indonesia dalam pergaulan dunia," kata Nadia soal deklarasi mendukung Jokowi-Ma'ruf tersebut.

(vws)