Prabowo Minta Maaf Tak Bisa Bagikan Kaus ke Buruh

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 18:14 WIB
Prabowo Minta Maaf Tak Bisa Bagikan Kaus ke Buruh Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta maaf kepada buruh karena tak dapat membagikan kaus. Prabowo mengatakan, dia dan Sandiaga tak memiliki uang.

Kata Prabowo, pencalonannya saat ini memang paket hemat, karena tak punya banyak biaya untuk kampanye.

"Saya berterima kasih dan saya umumkan ke semua, saya enggak mampu keluarkan uang makanya ada yang katakan kok enggak ada baliho Prabowo-Sandi. Jadi saya minta maaf saya enggak bisa bagi kaus ke kalian," kata Prabowo saat melakukan orasi di hadapan buruh, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).


Sebab itu, Prabowo menyarankan para pendukungnya untuk tetap menerima uang atau fasilitas jika ada tokoh politik yang memberi mereka uang. Namun, urusan memilih, kata dia, semuanya kembali ke hati nurani masing-masing.
Prabowo tak menyebut tokoh politik yang membagi-bagikan uang itu.

"Saya percaya sampai sekarang bahwa rakyat Indonesia tidak bodoh sudah tidak mau dibohongi lagi, kalau ada yg bagi-bagi uang terima, itu uang rakyat kalau digelontorkan semua fasilitas terima, itu milik rakyat tidak usah terlalu berutang budi, coblos hati nurani," kata dia.

Selain itu, Prabowo juga sempat mencurahkan isi hatinya soal kesulitan mengajukan kredit ke bank di dalam negeri maupun ke luar negeri untuk membiayai keperluan kampanyenya selama mencalonkan diri di Pilpres 2019.
Bahkan, bukan hanya dirinya, Sandiaga Uno yang merupakan calon wakilnya di pilpres juga mengalami hal sama. Bukan hanya kesulitan melakukan pinjaman, tetapi kata dia, saat mencoba menjual aset pun sering mengalami kendala.

"Saya sulit, enggak bisa dapat pinjaman uang di bank, di luar negeri juga susah, jual aset pun susah, teman-teman saya, juga Sandi."

Dia mempertanyakan kenapa dia dan masyarakat sering mengalami kesulitan di negeri sendiri. Dia pun kemudian menyindir bahwa negara ini kemungkinan sudah dikuasai genderuwo seperti yang pernah diungkapkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sebelumnya.

"Ini negara punya siapa, punya genderuwo katanya," ujar Prabowo.

Seketika ruangan riuh oleh tepuk tangan dari para buruh yang hadir. Mendengar hal itu, Prabowo kemudian melanjutkan pidatonya.

"Hei elite, kau yang berkuasa, elite Indonesia, saya jelek begini pernah pertaruhkan nyawa untuk negeri ini. Sorry saja aku pinjam uang enggak dilayani, aku enggak apa-apa, tapi itu orang-orang yang tukang ngemplang utang rakyat dikasih lagi," katanya.
[Gambas:Video CNN] (tst/ugo)