Dukung Jokowi, Alumni Trisakti Soraki Soeharto dan Prabowo

CNN Indonesia | Sabtu, 09/02/2019 18:05 WIB
Deklarasi dukungan Alumni Trisakti ke Jokowi berubah riuh karena dalam acara itu diputar film tentang peristiwa Reformasi 1998 yang menampilkan sosok Soeharto. Joko Widodo saat menghadiri Deklarasi Alumni Trisakti. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Alumni Universitas Trisakti riuh saat menyaksikan video yang memuat Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Peristiwa itu terjadi saat panitia penyelenggara deklarasi dukungan kepada capres nomor urut 01 Joko Widodo di Hall Basket, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2), memutarkan sebuah video dokumenter yang menampilkan cerita Tragedi 1998 di kampus Trisakti, Grogol, Jakarta Barat.

Dalam salah satu bagian video, ditampilkan rekaman pernyataan Soeharto saat mengundurkan diri dari jabatan Presiden RI. Melihat rekaman video tersebut, alumni Trisakti pun langsung bersorak.


Kemudian, alumni Trisakti kembali bersorak saat video dokumenter menampilkan gambar berita utama sejumlah koran yang menuliskan tentang pemecatan Prabowo dari institusi TNI.

"Huuu," teriak para alumni Trisakti.

Soeharto dan Prabowo merupakan sosok yang diidentikan dengan Tragedi Trisakti 98 yang menewaskan empat orang mahasiswa.
Soeharto merupakan sosok Presiden yang kala itu hendak digulingkan oleh mahasiswa dari Trisakti dan sejumlah kampus lainnya. Sedangkan Prabowo, adalah sosok Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (Pangkostrad) yang disebut sejumlah kalangan berada di balik layar Tragedi Trisakti 1998.

Sindiran-sindiran terhadap lawan politik Jokowi juga disuarakan alumni Trisakti lewat sejumlah spanduk yang berada di sekitar arena deklarasi.

Salah satunya, spanduk bertulisan 'Penculik' yang terbentang di salah satu sisi Hall Basket, Kompleks GBK.

Dukung Jokowi, Alumni Trisakti Soraki Soeharto dan PrabowoFoto: CNN Indonesia/Martahan Sohuturon


Spanduk yang berwana merah itu pun memuat arti kata penculik yang diambil dari situs kbbi.web.id. Selain tu, dalam spanduk tersebut juga dituliskan #TintaReformasi.

Sejumlah alumni Trisakti mendeklarasikan dukungan pada Jokowi, hari ini. Deklarasi dukungan dibacakan oleh Sekretaris Jenderal Alumni Trisakti Pendukung Jokowi Sarah Wijanarko.

"Demi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kami alumni Trisakti menjunjung tinggi negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila UUD tahun 1945 serta Bhinneka Tunggal Ika," ujar Sarah saat membacakan deklarasi yang diikuti sekitar ribuan pendukung Jokowi.

Mereka menyatakan dukungan kepada Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 demi mewujudkan cita-cita bangsa yang berkeadilan dan sesuai dengan amanat perjuangan reformasi.

"Dengan kesatuan hati dan segenap pikiran menyatakan mendukung pasangn Jokowi dan Ma'ruf sebagai capres dan cawapres periode 2019 sampai 2024 untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang berkeadilan makmur dan sejahtera sesuai amanat perjuangan reformasi 1998," kata Sarah.

Dalam acara tersebut, tampak hadir Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir; putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid; Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung.
[Gambas:Video CNN] (ugo/asa)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK