Tim Jokowi Sebut Komik Doraemon Beri Inspirasi Atur Politisi

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 13:48 WIB
Tim Jokowi Sebut Komik Doraemon Beri Inspirasi Atur Politisi Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, menyebut komik Doraemon memberi inspirasi untuk mengatur politisi. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate, menilai hobi Presiden Joko Widodo membaca komik Doraemon memberi inspirasi dalam mengatur para politisi.

Hal itu ia katakan untuk merespon pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menyatakan baru sekarang ini Indonesia memiliki presiden yang hobi membaca komik.

Plate menilai komik Doraemon justru memberikan inspirasi bagi Jokowi untuk mengatur para politikus Indonesia sehingga memiliki kualifikasi seperti Doraemon.


"Mungkin memberikan inspirasi bagaimana untuk mengatur Indonesia dan mengatur politisi-politisi di perpolitikan nasional yang kayaknya perlu dengan kualifikasi seperti Doraemon," kata Johnny saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/2).

Diketahui, Doraemon sendiri merupakan judul sebuah komik alias manga dan anime dari Jepang karangan Fujiko F. Fujio. Doraemon diceritakan merupakan sebuah robot kucing berteknologi tinggi yang datang dari abad ke-22.

Lebih lanjut, Plate menilai Jokowi menyukai membaca komik Doraemon karena terkandung konten yang lucu untuk membuat hidup bahagia.

"[Jokowi] suka baca komik Doraemon berarti ada hal-hal yang lucu di Doraemon itu," kata dia

Lebih lanjut, Plate mengatakan Jokowi sendiri turut membaca buku-buku referensi lain disamping komik anak-anak seperti Doraemon. Ia sendiri enggan untik menyebut referensi bacaan seperti apa yang dibaca Jokowi itu.

Ia menyatakan Jokowi saat ini justru sedang disibukkan oleh berbagai laporan soal permasalahan bangsa dan negara yang harus dicarikan solusinya dengan baik.

"Pastilah ada [buku] referensi, pasti ada, yang terpenting Pak Jokowi disibukan dengan apa? Dengan bacaan laporan permasalahan negara, kebijakan negara, nah itu yang dia banyak waktunya habis di situ," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (rzr/arh)