'Brotherhood' Alumnus Pangudi Luhur Merapat Dukung Sandiaga

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 16:30 WIB
'Brotherhood' Alumnus Pangudi Luhur Merapat Dukung Sandiaga Sejumlah alumnus SMA PL yang tergabung dalam ‘Bro Sandi’ memberikan dukungan kepada Sandiaga Uno selaku alumnus SMA PL yang kini tengah maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2019 di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (13/2). (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah alumnus Sekolah Menengah Atas Pangudi Luhur (SMA PL) memberikan dukungan kepada cawapres nomor urut 02 dalam Pilpres 2019, Sandiaga Uno, Jakarta, Rabu (13/2). Sandiaga memang diketahui sebagai salah satu jebolan sekolah khusus pria tersebut. Ia lulus dari sekolah itu pada 1987 silam.


Salah satu alumni SMA PL yang hadir dalam kegiatan tersebut, Johannes Suryo Prabowo mengatakan bahwa seorang lelaki sejati pantang untuk mengingkari janjinya. Purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir letnan jenderal itu pun menyebut Sandi sebagai lelaki sejati karena telah setia dengan istrinya Nur Asia Uno.

"Lelaki sejati pantang ingkar janji. Sebagai contoh, bro Sandi pacar pertama siapa? Nah, ini lelaki sejati," kata Johannes di lokasi.


Sebelumnya, sejumlah alumni SMA PL yang tergabung dalam PL Bersatu menyatakan akan mengampanyekan capres nomor urut 01 Joko Widodo lewat slogan 'lelaki sejati'. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Alumni PL Bersatu, Kepra, saat menyatakan dukungan untuk Jokowi, Rabu (6/2) silam.

Tentang dukungan untuk Sandiaga dalam Pilpres 2019, Johannes mengatakan pihaknya mengaku bangga keputusan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu maju mendampingi capres Prabowo Subianto. Ia pun membanggakan kiprah alumni SMA PL yang kerap ada dalam kabinet pemerintahan sejak era Reformasi 1998.

Untuk dukungan yang dilakukan hari ini, Johannes mengatakan dukungan itu diberikan agar Sandiaga tidak merasa berjuang sendirian menghadapi tantangan kontestasi Pilpres 2019.


"Kami kumpul untuk menunjukkan kami bangga, kami punya moto brotherhood. Kami tidak mau Sandi sendirian," tuturnya.

Menyikapi dukungan rekan-rekan satu almamaternya ini, Sandi mengucapkan terima kasih. Mantan Wagub DKI Jakarta itu mengaku tidak pernah meminta untuk dibuatkan acara karena khawatir alumni SMA PL akan terpecah. 

"Waktu Pilgub DKI Jakarta saya merasakan banget bagaimana kita terbelahnya dan saya tak ingin alamamter yang saya banggakan sekali menjadi bagian dari PL terpecah belah," ucap Sandiaga.




(mts/kid)