"Tidak ada dosen yang mengajar, selain itu jumlah mahasiswanya yang juga tidak sesuai persyaratan, dan sarana prasarana yang kurang memadai," kata Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto, Rabu (13/2).
PTS yang ditutup antara lain, Politeknik Profesional Mandiri, Politeknik Trijaya Krama, Akubank Swadaya Medan. Lalu Sekolah Tinggi Kelautan dan Perikanan Indonesia, Politeknik Tugu 45 Tebingtinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kedua yang terakhir ini, Akbid dan Akper Takasima Kabanjahe dilakukan penutupan memang permintaan atas yayasan tersebut," jelasnya.
Dian Armanto menambahkan tahun ini pihaknya fokus untuk melakukan perbaikan mutu PTS secara besar-besaran. Sebanyak 19 PTS lainnya pun akan diverifikasi. Jika tidak layak dan tidak ada kemajuan, lanjutnya, kampus-kampus itu juga akan ditutup.
"Dikti Sumut sudah menjadi lembaga pemetaan mutu. Karena ada beberapa tugas yakni memfasilitasi pemetaan mutu, peningkatan mutu penyelenggaraan, memfasilitasi mutu pengelolaan dan memfasilitasi kesiapan," tuturnya.
"Kita berharap PTS yang mendapat pembinaan dari tim EKA, segera memperbaiki diri sesuai permintaan Kemenristekdikti," pungkasnya.
(fnr/arh)